Hollande Kunjungi Afganistan, Siap Tarik Pasukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Francois Hollande, saat berkampanye untuk pemilihan presiden 2012 Perancis, di Lorient, 23-04, 2012. REUTERS/Laetitia Notarianni

    Francois Hollande, saat berkampanye untuk pemilihan presiden 2012 Perancis, di Lorient, 23-04, 2012. REUTERS/Laetitia Notarianni

    TEMPO.CO , Kabul - Presiden Prancis yang baru, François Hollande, tiba di Kabul pada hari Jumat untuk bertemu dengan tentaranya yang ditempatkan di Afganistan. Ia juga secara khusus akan bertemu Presiden Afganistan, Hamid Karzai.

    Kunjungan ini dilakukan menyusul pengumuman Hollande di konferensi NATO di Chicago. Saat itu, ia menyatakan Prancis akan menarik diri dari Afganistan pada akhir tahun ini. Negara-negara NATO sedang berusaha mencari cara untuk memenuhi batas waktu 2014 guna menarik diri dari perang yang tidak populer di Afganistan.

    Hollande, yang menjabat pada awal bulan ini, mengunjungi pasukan Prancis di markas operasi Nijrab di Provinsi Kapisa di timur laut Afganistan. Di sana, dia menggarisbawahi keputusannya untuk menarik pasukan tempur dengan menyatakan tugas mereka akan segera berakhir.

    Dia juga akan membayar kompensasi kepada 83 tentara Prancis yang tewas dalam melaksanakan misi mereka di Afganistan.

    Presiden Perancis dan Karzai dijadwalkan mengadakan konferensi pers Jumat malam. Dalam kunjungannya, Hollande didampingi oleh Menteri Luar Negeri Laurent Fabius dan Menteri Pertahanan Jean-Yves Le Drian.

    Kedatangan Hollande di negeri sarat konflik ini dilakukan di bulan yang sama dengan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Obama datang berbarengan peringatan setahun tewasnya Osama bin Laden.

    TRIP B | AP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.