Dokter Dihukum, AS Sunat Bantuan ke Pakistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Pakistan Shakeel Afridi yang terekam oleh video TV di Pakistan. Shakeel Afridi merupakan seseorang yang menolong CIA dalam menemukan Osama Bin Laden. REUTERS/Geo News via Reuters TV.

    Dokter Pakistan Shakeel Afridi yang terekam oleh video TV di Pakistan. Shakeel Afridi merupakan seseorang yang menolong CIA dalam menemukan Osama Bin Laden. REUTERS/Geo News via Reuters TV.

    TEMPO.CO, Washington - Amerika Serikat memotong bantuan US$ 33 juta untuk Pakistan. Keputusan ini diambil setelah negara itu menghukum dokter yang membantu menguak tempat persembunyian Osama bin Laden dengan hukuman 33 tahun penjara. 

    Sebelumnya, Shakeel Afridi, nama dokter itu, ditahan di sel isolasi di Penjara Pusat Peshawar di barat laut Pakistan. 

    Dr Afridi diketahui mengatur kampanye vaksinasi palsu di Abbottabad dalam upaya untuk mendapatkan sampel darah dari keluarga bin Laden saat CIA mencoba untuk mengkonfirmasi kehadiran Al-Qaeda di sebuah vila di kota itu. 

    Anggota Kongres pada pembahasan anggaran Senat memutuskan memotong US$ 1 juta tiap tahun hukuman bagi Afridi dari anggaran tahunan US$ 800 juta.

    Senator Partai Republik menyebut Dr Afridi sebagai "berani, heroik, dan patriotik" dan menuntut agar ia diampuni.

    Intervensi mereka datang setelah datang mengakuan dari pensiunan perwira tentara Pakistan yang mengetahui kasus ini kepada The Daily Telegraph. Shaukat Qadir menyatakan bahwa Dr Afridi mengatakan kepada petugas interogasi bahwa dia tak pernah tahu identitas sasaran mereka.

    TRIP B | TELEGRAPH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.