Ulama Libanon yang Diculik Segera Dibebaskan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gencatan Senjata di Suriah Terancam

    Gencatan Senjata di Suriah Terancam

    TEMPO.CO, Beirut - Menteri Luar Negeri Libanon Adnan Mansour, Kamis dinihari, 24 Mei 2012, menyebutkan 13 ulama Syiah yang diculik di Suriah telah diketahui lokasinya dan mereka bakal segera dibebaskan.

    Mansour menambahkan, dia telah diberi tahu keberadaan mereka dan negosiasi tengah dilakukan dengan para penculik.

    "Informasi yang kami terima, puji Tuhan, warga Libanon itu akan dilepaskan segera. Kami tak bisa bicara siapa yang menggelar negosiasi, tapi yang pasti masih berlangsung. Kami berharap segera mencapai hasil positif," kata Menteri Mansour. Dituturkannya bahwa para ulama itu diculik dan ditahan oleh "sebuah kelompok petualang oposisi Suriah yang bersenjata".

    Sebelumnya, laporan-laporan menyebutkan mereka diculik oleh teroris dari Angkatan Bersenjata Pembebasan Suriah (FSA), dengan harapan ditukar dengan para anggotanya yang tengah ditahan di penjara pemerintah Suriah.

    Penculikan tersebut memicu protes-protes di ibu kota Libanon, Beirut. Pasalnya, para ulama itu sedang dalam perjalanan kembali dari sebuah ziarah di Iran ketika sekelompok pria bersenjata mencegat kendaraan mereka di Provinsi Aleppo, Suriah utara, pada Selasa lalu. Para perempuan dibiarkan melanjutkan perjalanan dan tiba di Libanon kemarin.

    Payung FSA, Dewan Nasional Suriah, kemarin membantah ada kelompok oposisi Suriah bersenjata yang melakukan penculikan warga Libanon.

    ABNA | REUTERS | DWI A


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.