Indonesia-Portugal Teken 3 Perjanjian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam keterangan pers bersama Polri, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, (27/4). Tempo/Amston Probel

    Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam keterangan pers bersama Polri, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, (27/4). Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO , Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Portugal juga menandatangani tiga perjanjian pada Selasa, 22 Mei 2012, kemarin. Adapun tiga perjanjian itu masih meliputi bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya.

    "Tiga perjanjian itu meliputi perjanjian bebas visa untuk paspor diplomatik, dinas dan khusus, perjanjian ekonomi di bidang energi, perdagangan dan industri serta perjanjian kerja sama di bidang pendidikan, iptek, budaya, pariwisata, olah raga, dan media massa," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam siaran pers, Selasa, 22 Mei 2012.

    Ketiga perjanjian itu ditandatangani Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa serta Menteri Luar Negeri Portugal Paolo Portas dan merupakan bagian dari kunjungan diplomatik Portugal ke Indonesia.

    Penandatanganan tiga perjanjian tersebut bukan satu-satunya. Rabu 23 Mei 2012 hari ini, Presiden Silva juga akan menghadiri Forum Bisnis RI-Portugal untuk menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama promosi investasi antara BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan AICEP (Portugal Global Trade and Investment Agency).

    Ini adalah kunjungan pertama kali Presiden Portugal ke Indonesia, meski hubungan diplomatik di antara keduanya sudah dibuka sejak 62 tahun yang lalu.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.