Banyak Konten Menyinggung, Pakistan Blokir Twitter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Twitter

    Twitter

    TEMPO.CO , Islamabad - Tak akan ada lagi kiacauan dari Pakistan di jagat Twitter. Otoritas telekomunikasi Pakistan mengatakan pemerintah telah memblokir situs jejaring sosial Twitter mulai akhir pekan ini. Alasannya, banyak materi dalam Twitter yang  dianggap menyinggung Islam.

    Mohammad Yasin, pimpinan Pakistan Telecommunication Authority (PTA) mengatakan situs itu diblokir pada hari Minggu. Sebelumnya, pihaknya mengaku berkorespondensi dengan pihak Twitter mengenai persoalan yang mereka hadapi.

    Namun, katanya, sampai di satu titik pihak Twitter menolak untuk menghapus materi yang berkaitan dengan kompetisi di Facebook. Kompetisi yang dimaksudnya, adalah melukis wajah Nabi Muhammad.

    Banyak umat Islam menganggap penggambaran nabi, bahkan yang sangat bagus sekalipun, sebagai penghujatan.

    Yasin mengatakan Facebook setuju untuk mengatasi masalah ini dan menghapus konten yang menyinggung. Namun, katanya, Twitter menolak untuk memberi jaminan yang sama. Pejabat dari Facebook dan Twitter tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar.

    Pakistan pernah memblokir Facebook untuk sekitar dua minggu pada tahun 2010 karena kompetisi serupa.

    TRIP B | FOX NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.