Bakteri Pemakan Daging Gerogoti Tubuh Gadis Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aimee Copeland

    Aimee Copeland

    TEMPO.CO , Georgia - Upaya dokter untuk memerangi penyakit langka yang disebabkan bakteri agresif yang telah menginfeksi mahasiswi University of West Georgia mengalami kemunduran. Pekan ini Aimee Copeland, nama mahasiswi ini, harus merelakan bagian kaki yang tersisa dan kedua tangannya untuk diamputasi.

    "Jari Aimee dan kaki yang tersisa harus diamputasi karena pembuluh darahnya mati, bukan karena necrotizing fasciitis," tulis blog universitas. Sebelumnya, ahli bedah telah mengamputasi sebagian kaki dan memotong jaringan lunak dari tubuhnya.

    Perjuangan keluarga Copeland mengobati putrinya mengundang simpati publik AS. Laman Facebook yang didedikasikan untuk Aimee banjir pengikut. Melalui laman ini keluarganya telah berbagi suka dan duka dalam pertempuran melawan bakteri "pemakan daging" yang bercokol di tubuhnya.

    Kejadian yang menimpa Aimee bermula saat dia bersama teman-temannya pada 1 Mei berwisata ke dekat Sungai Little Tallapoosa, sekitar 50 kilometer sebelah barat dari Atlanta. Dalam sebuah insiden, dia terjatuh.

    Kecelakaan itu meninggalkan luka di betis kirinya. Dengan 22 perban instan, ia menutupi lukanya.

    Tiga hari kemudian, Aimee pergi ke ruang gawat darurat, di mana dokter kemudian memvonisnya mengalami necrotizing fasciitis, yaitu kondisi yang disebabkan oleh bakteri pelahap daging, Aeromonas hydrophila. Dia diterbangkan ke Augusta untuk menjalani serangkaian prosedur bedah.

    Pada posting di halaman Facebook terbaru, sang ayah, Andy Copeland, menyatakan telah berbicara dengan para ahli bedah sebelum amputasi terbaru. "Tangan itu membahayakan kesehatan Aimee," tulisnya. "Seperti biasa, keputusan saya adalah sederhana. Lakukan apa yang diperlukan untuk memberi kita kesempatan terbaik untuk menyelamatkan hidup Aimee."

    Andy menyatakan kagum pada kekuatan hati putrinya, yang telah menghabiskan hari-harinya belakangan ini di perawatan intensif di Rumah Sakit Dokter di Augusta, Georgia. "Air mata bergulir di wajahku saat aku berjalan keluar dari kamarnya. Aku tidak menangis karena Aimee akan kehilangan tangan dan kakinya. Aku menangis karena, dalam 53 tahun usiaku, aku belum pernah meilhat keberanian yang luar biasa. Aimee tak pernah menangis. Aku adalah seorang ayah bangga dengan seorang wanita muda yang sangat berani," tulisnya.

    Dr. William Schaffner, ketua Departemen Kedokteran Pencegahan di Vanderbilt University Medical Center, memperkirakan ada kurang dari 250 kasus seperti Aimee setiap tahun di Amerika Serikat. Pelaporan kasus tersebut tidak diharuskan oleh hukum.

    Infeksi berakibat fatal pada sekitar satu dari empat kasus. Demikian Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan dalam situsnya. Bakteri ini sangat umum ditemukan di air dan di lingkungan, kata Dr. Buddy Creech, asisten profesor penyakit menular pediatrik di Vanderbilt University.

    "Saat kuman itu masuk ke jaringan tersebut lebih dalam, ia memiliki kemampuan luar biasa untuk menghancurkan jaringan-jaringan yang mengelilinginya," katanya. "Ketika hal itu terjadi, jaringan tersebut mati, dan Anda melihat peradangan dan pembengkakan dan kerusakan yang sangat sulit dikendalikan."

    TRIP B | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.