Selama Tiga Jam Kerbau Ini Meneror Warga Kota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor kerbau yang mengamuk selama 3 jam di Kota Hue, Vietnam akhirnya mati ditembak. AP Photo/VnExpress, Nguyen Van Dong

    Seekor kerbau yang mengamuk selama 3 jam di Kota Hue, Vietnam akhirnya mati ditembak. AP Photo/VnExpress, Nguyen Van Dong

    TEMPO.CO , Hanoi - Kerbau kerap dianggap sebagai binatang yang penurut. Namun, sekali marah, binatang ini bisa menjadi sangat liar.

    Setidaknya, inilah yang terjadi di kota Hue, 20 km dari ibu kota Vietnam, Hanoi. Selama tiga jam, warga kota 'diteror' oleh seekor kerbau yang mengamuk. Hingga dilumpuhkan dengan tembakan maut, kerbau ini telah melukai 10 orang.

    Kerbau jantan muda, biasanya spesies jinak yang digunakan untuk membajak sawah, berlari liar sejauh hampir 20 kilometer. Menurut pejabat setempat, Dang Van Ngan, hewan seberat 300 kg ini menabrak sepeda motor,  berenang menyeberangi sebuah sungai besar, mendobrak pintu kayu rumah hingga runtuh dan tidur di dalamnya hingga membuat tiga anggota keluarga itu melarikan diri ketakutan.

    Hewan itu kemudian kembali berlari dan menggigit seorang wanita tua yang menyeberang jalan. Sang nenek kini dirawat di rumah sakit dengan cedera parah di kepala. Sembilan orang lainnya mengalami luka ringan, katanya.

    Kerbau tiba-tiba berbalik ke sebuah taman kanak-kanak dimana sang guru tengah sibuk mengevakuasi siswa ke lokasi aman di lantai dua. Di sinilah akhirnya tentara dan beberapa penembak jitu mengambil jalan pintas, menghabisinya.

    Pihak berwenang masih belum tahu dari mana kerbau itu datang dari dan mengapa ia menjadi liar. Hingga malam hari, kata Ngan, tak seorangpun yang datang untuk mengklaim sebagai pemilik kerbau itu.

    TRIP B | FOX NEWS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.