Hitler Juga Suka Ngobat dan Susah Kentut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adolf Hitler (dailymail.co.uk)

    Adolf Hitler (dailymail.co.uk)

    TEMPO.CO, Connecticut - Banyak hal terungkap dalam catatan medis tokoh Nazi Adolf Hitler. Selain mencandu kokain, de Fuhrer ternyata punya masalah dengan pencernaannya. Sang diktator kudu menenggak 28 jenis obat sekaligus untuk mengatasi gangguan lambungnya, termasuk pil "anti-gas" berbasis strychnine. Dengan kata lain, sang pemimpin Nazi saat itu susah sekali kentut.

    Rekaman detail kesehatan Adolf Hitler itu kini dilelang di di Alexander Historical Auction of Stamford di Connecticut, Jumat, 4 Mei 2012. Rekaman itu terdiri dari 47 dokumen dengan 178 halaman. Barang bersejarah tentang kesehatan Hitler itu dilelang dengan harga hingga US $ 2.000 per dokumen.

    Seperti dilansir laman Livescience, dokumen itu meliputi 10 gambar X-Ray, tengkorak Hitler, beberapa hasil uji electroencephalogram (EEG)--alat untuk mendeteksi abnormalitas terkait aktivitas otak dan sketsa bagian dalam hidungnya.

    Dokumen tertanggal 12 Juni 1945 itu berisi kompilasi dari tim dokter pribadi Hitler. Salah satu yang bertugas mengkompilasi adalah dr Erwin Giesing, yaitu ketika saat ia bertugas di militer AS.

    Dalam dokumen itu dijelaskan bagaimana Hitler mengonsumsi bubuk kokain untuk mengatasi sinusitis dan melegakan tenggorokan. Juga penjelasan bagaimana Hitler mengalami masalah gas lambung. Ia harus mengonsumsi 28 macam obat. Yang juga mengejutkan, dokter bernama Theodore Morrell menerima ekstrak vesikula seminalis, testis prostat banteng muda, untuk meningkatkan libidonya.

    "Morrel percaya bahwa Hitler, meskipun tak merujuk pada aktivitas seksual yang intens, pernah berhubungan seksual dengan Eva Braun, walaupun mereka tidur di ranjang yang berbeda," demikian terungkap di salah satu dokumen seperti dikutip Discovery, Jumat.

    WDA |LIVESCIENCE | DISCOVERY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.