Terdakwa Teroris 11/9 Mulai Diadili

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jurnalis dan anggota militer menaiki pesawat militer meninggalkan Pangkalan AS di Guantanamo, Kuba, (23/1). Presiden AS Barack Obama telah menandatangani permintaan penutupan penjara Guantanamo. AP Photo/The Canadian Press, Colin Perkel

    Sejumlah jurnalis dan anggota militer menaiki pesawat militer meninggalkan Pangkalan AS di Guantanamo, Kuba, (23/1). Presiden AS Barack Obama telah menandatangani permintaan penutupan penjara Guantanamo. AP Photo/The Canadian Press, Colin Perkel

    TEMPO.CO , Jakarta:- Upaya kedua mengadili pria yang memproklamasikan diri sebagai dalang serangan teror 11 September 2001 dan empat lainnya yang dituduh membantunya, kemarin mulai digelar. Sidang di pangkalan militer Amerika Serikat di Guantanamo, Teluk Kuba, untuk Khalid Sheikh Mohammed dan empat terdakwa ini dijadwalkan berlangsung beberapa jam. Namun akhirnya dilaksanakan hampir 13 jam, termasuk istirahat makan dan salat. Para pria itu tampak berupaya menunda sidang.

    Mereka mengabaikan hakim, dengan tak mau mendengarkan penerjemah bahasa Arab lewat peranti headset. Bahkan salah seorang di antaranya berkeras memiliki lebih dari 20 halaman detail ihwal tuduhan terhadap mereka untuk dibacakan keras-keras daripada ditangguhkan untuk kemudian dalam kasus mereka, seperti yang diinginkan hakim, yang menambah waktu sidang dua jam buat proses itu.

    Dari New York, keluarga para korban teror 2001 menyaksikan proses sidang. "Mereka terlibat dalam jihad di ruang sidang," kata Debra Burlingame, yang adiknya, Charles, pilot yang dipaksa menabrakkan pesawat ke Pentagon.

    Lee Hanson, asal Eaton, Connecticut, juga marah besar terhadap terdakwa aksi berdarah yang merenggut 3.000 lebih nyawa itu. Putranya, menantu dan cucu berusia 2 tahun, adalah korban serangan 11 September. "Mereka memuji Allah. Saya bilang, 'Terkutuk kalian!'" kata pensiunan berambut putih tersebut kemarin.

    AP | Fox News | Dwi A


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.