Kandidat Kiri Pilih Golput dalam Pemilu Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Valerie Trierweiler, pasangan calon presiden Prancis, Francois Hollande

    Valerie Trierweiler, pasangan calon presiden Prancis, Francois Hollande

    TEMPO.CO, Paris - Pemimpin kubu kiri jauh Prancis, Marine Le Pen, menegaskan kepada para pendukungnya, Selasa, 1 Mei 2012, bahwa dirinya akan mengosongkan pilihan alias golput pada pemilihan presidensial putaran kedua antara arus kanan dan kiri. Tapi dia tak ingin mengajak mereka soal pilihan masing-masing nanti.

    Le Pen, yang secara mengejutkan mendulang 17,9 persen suara pada pemilihan putaran pertama, telah membuat para pendukungnya menjadi kunci untuk pertarungan final pada Ahad nanti antara jago Sosialis, Francois Hollande, dan incumbent konservatif, Nicolas Sarkozy. Dia bilang bahwa dia tak mungkin mundur dan memilih di antara keduanya.

    "Pada Ahad nanti, saya akan memilih kotak kosong," ujarnya dalam acara Front Nasional tahunan reli "Joan of Arc Day". Reli ini menunjukkan nasionalistis dari patriotisme, di mana dia diperkirakan akan membuat rekomendasi untuk pemilihan umum pada putaran kedua. "Saya telah membuat keputusan. Terserah Anda sekalian."

    REUTERS | DWI A


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.