Selasa, 20 November 2018

Gempa di Aceh, Tsunami di Kepulauan Andaman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mitigasi bencana di Colombo, Srilanka memberikan pengumuman kepada warga untuk menjauhi kawasan pantai, menyusul terjadi gempa di lepas pantai barat Indonesia, rabu (11/4). REUTERS/Dinuka Liyanawatte

    Petugas mitigasi bencana di Colombo, Srilanka memberikan pengumuman kepada warga untuk menjauhi kawasan pantai, menyusul terjadi gempa di lepas pantai barat Indonesia, rabu (11/4). REUTERS/Dinuka Liyanawatte

    TEMPO.CO , New Delhi - Sedikitnya 100 orang warga kepulauan Andaman dan Nicobar, India, dievakuasi ke tempat-tempat lebih tinggi menyusul gempa, Rabu, 12 April 2012 petang, di Indonesia. Akibat lindu berkekuatan 8,5 skala Richter tersebut, gelombang pasang hingga 3,9 meter.

    "Gelombang air pasang di Port Blair mencapai 1,5 meter sedangkan di Campbell Bay 3,9 meter," kata Prabhkar Rao, pejabat pengendali bencana alam di Port Blair, kota utama di kepualaun tersebut.

    Sementara itu pejabat lain mengatakan, gelombang kecil sekitar setengah meter terus masuk ke dalam kawasan Campbell Bay di Kepulauan Great Nicobar.

    "Kami telah mengevakuasi masyarakat dari dataran rendah di kawasan Kepulauan Campbell Bay dan kami juga memberikan peringatan dini mengenai gelombang yang mungkin bakal menghantam kawasan Indira Point," ujar Kepala Kepolisian Andaman, Ajun Komisar Besar S.B.S. Tyagi.Seperti diketahui, gempa berkekuatan 8,9 skala Richter atau 8,7 magnitudo terjadi di Aceh dan sekitarnya, Rabu 11 April 2012 pukul 15.38. Menurut informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer itu berpotensi tsunami.

     Pusat gempa berada di Samudera Hindia 432 kilometer barat Sinabang, 527 kilometer barat daya Banda Aceh. Gempa dirasakan di Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung. 

    Adapun berdasarkan data dari USGS, gempa ini ada di kedalaman 32 kilometer di dekat Pulau Simeuleu, tepatnya di koordinat 2,348 derajat Lintang Utara dan 93,073 Bujur Timur. Gempa terasa sekitar 3 sampai 5 menit. Dibanding gempa dan tsunami pada 2004, gempa ini lebih kecil. Saat itu gempa mencapai 9,2 skala Richter.

    Hingga berita ini diturunkan, gempa bersusulan terus terjadi. Setidaknya tercatat sudah 11 kali gempa susulan sejak gempa pertama.

    REUTERS | CA

    Berita terkait
    Gempa 8,9 SR di Aceh, Potensi Tsunami
    Takut Tsunami Warga Lhokseumawe Lari ke Jembatan
    Terpantau Ada Tsunami Kecil di Sabang dan Meulaboh 
    Gempa di Aceh, Warga Thailand dan India Waspada
    Pasca-gempa, Lonjakan Trafik Hambat Komunikasi
    Dermaga Sinabang Miring Akibat Gempa 
    Gempa, Pertamina Pastikan Kilang - Depot BBM Aman
    Peringatan Tsunami, Bandara Phuket Thailand Ditutup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.