Ada Pria Berencana Jadi Mumi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan khusus angkatan bersenjata  Mesir mengamankan lantai utama di Musium Mesir di Kairo, Mesir, Seni (31/1). Sebelumnya para  penjarah memasuki Musium Kairo  pada Sabtu lalu (29 Januari 2011) dan  merusak   dua mumi dan beberapa artefak. (AP Photo / Tara Todras-Whitehill).

    Pasukan khusus angkatan bersenjata Mesir mengamankan lantai utama di Musium Mesir di Kairo, Mesir, Seni (31/1). Sebelumnya para penjarah memasuki Musium Kairo pada Sabtu lalu (29 Januari 2011) dan merusak dua mumi dan beberapa artefak. (AP Photo / Tara Todras-Whitehill).

    TEMPO.CO, Orlando - Saking tertariknya kepada budaya Mesir kuno, seorang pria asal Florida berencana menjadi mumi setelah ia meninggal. Dia meminta keluarga atau kerabatnya untuk mengawetkan tubuhnya dan membungkus tubuhnya dengan balsem ala mumi Pharaoh.

    Orang itu adalah Fred Guentert. Kini ia berusia 89 tahun. Untuk mendukung rencananya menjadi mumi, Fred sudah mempersiapkan sarkofagusnya sendiri. Bahkan, ia menghiasi tempat pengawetan mumi miliknya itu dengan ornamen-ornamen Mesir Kuno.

    "Saya merasa jadi mumi itu adalah takdir dan itu yang membuat saya tegila-gila dengan Mesir," katanya. Rencana Fred itu didukung penuh oleh istrinya, Joyce.

    Fred memang pengrajin peti mati. Sepertiga hidupnya ia habiskan untuk membuat peti mati untuk orang lain. Kini setelah lanjut usia, ia kemudian berpikir untuk membuat sebuah karya monumental. Ia ingin memumikan dirinya sendiri dan menyimpannya dalam sarkofagus buatan tangannya sendiri.

    "Ini telah menjadi hobi dan saya hampir selesai," katanya. "Saya punya satu keinginan terakhir sebelum saya ditempatkan ke dalam kotak, setiap orang yang memastikan aku mati sebelum mereka menutupnya."

    Jadi, mumi itu rencana Fred. Bagaimana dengan Anda?

    ORANGE| SANDY INDRA PRATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.