SBY Selamati Putin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vladimir Putin. AP/Maxim Shipenkov, pool

    Vladimir Putin. AP/Maxim Shipenkov, pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Vladimir Putin sebagai Presiden Rusia. Ucapan selamat langsung disampaikan SBY melalui sambungan telepon jarak jauh, Senin, 12 Maret 2012.

    Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menyatakan komunikasi itu berlangsung seusai Presiden menerima Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia di ruang rapat JCC Senayan. "Presiden baru saja menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali beliau sebagai Presiden Rusia," kata Teuku.

    Menurut Teuku, SBY menilai kemenangan yang diraih Putin menunjukkan masih ada tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat Rusia. "Presiden menyampaikan atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia dan menggarisbawahi bahwa pencapaian dari suara yang diperoleh mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi atas Putin," katanya.

    Lebih lanjut Presiden menyampaikan iktikad baik pengembangan kerja sama bilateral di masa depan. Bahkan SBY sudah menegaskan akan datang dalam pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation tahun ini yang bakal berlangsung di Vladivostok, Rusia. "Presiden juga mengharapkan agar pada tahun 2013 nanti, Presiden Putin datang untuk mewakili negaranya dalam penyelenggaraan APEC di Indonesia," tuturnya.

    Teuku menjelaskan Putin juga merespons positif. "Presiden Putin menggarisbawahi arti penting Indonesia bagi Rusia dalam konteks perdagangan, kerja sama teknik-militer, dan lain-lain," katanya. Putin menyatakan akan memanfaatkan pertemuan APEC di negaranya untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia.

    Putin kembali terpilih menjadi presiden Rusia setelah meraup mayoritas suara pemilu sebesar 63,7 persen. Putin akan dilantik sebagai presiden pada Mei mendatang, begitu juga Dimtry Medvedev yang akan menjabat perdana menteri menggantikan Putin.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.