Vatikan Masuk Daftar Pengawasan Pencucian Uang AS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor kedutaan Vatikan untuk Amerika Serikat di Washington. REUTERS/Yuri Gripas

    Kantor kedutaan Vatikan untuk Amerika Serikat di Washington. REUTERS/Yuri Gripas

    TEMPO.CO, Vatikan - Untuk pertama kalinya, Vatikan masuk dalam daftar Departemen Luar Negeri Amerika Serikat terkait pencucian uang. Tetapi nagara kecil ini tidak dinilai sebagai "negara berisiko tinggi".

    Laporan itu memuat daftar 190 negara dan mengklasifikasikan mereka dalam tiga kategori: perhatian utama, perhatian, dan dipantau. Vatikan masuk dalam kategori kedua, dikelompokkan dengan 67 negara lainnya, termasuk Polandia, Mesir, Irlandia, Hungaria, dan Cile.

    Vatikan ditambahkan ke daftar karena dianggap rentan terhadap pencucian uang dan baru membentuk program untuk mencegahnya, demikian seorang pejabat Deplu AS menjelaskan. "Ada kerentanan terhadap sistem keuangan. Dengan volume besar mata uang internasional yang melewati Tahta Suci, itu adalah sistem yang membuatnya rentan sebagai potensi pusat pencucian uang," kata Susan Pittman dari Biro Narkotika Internasional dan Penegakan Hukum Departemen Luar Negeri AS.

    Tahun lalu, Vatikan menyesuaikan hukum internal mereka untuk memenuhi standar internasional tentang kejahatan keuangan.

    Bank Vatikan, yang didirikan pada tahun 1942 oleh Paus Pius XII, menjadi sorotan sejak September 2010 ketika aparat hukum Italia membekukan dana 23 juta euro (USD 33 ​​juta) dana bank Italia setelah membuka penyelidikan mengenai kemungkinan pencucian uang. Bank mengatakan tidak melakukan kesalahan dan hanya mentransfer dana antar-rekening sendiri. Status pembekuan dicabut pada bulan Juni 2011, tetapi penyelidikan terus berlanjut.

    Undang-undang baru Vatikan mengenai transparansi keuangan mengatur regulasi internal untuk memastikan bank dan semua departemen lain mematuhi peraturan dan standar internasional serta bekerja sama dengan pemerintah asing. Dua bulan lalu, surat kabar Italia menerbitkan surat internal yang bocor yang  menunjukkan konflik antara para pejabat Vatikan atas penentuan bagaimana semestinya aturan transparansi sebuah bank dibuat.

    REUTERS | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.