Palestina-Israel Segera Saling Tukar Tawanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Davos: Masyarakat Palestina menyambut baik kabar terjadinya kesepakatan mengenai penukaran tawanan antara Israel dan milisi Hezbollah Libanon, Sabtu (24/1). Namun, mereka juga berharap semua tahanan politik Palestina juga turut dibebaskan. "Kami selalu bahagia kalau orang dilepaskan dari penjara dan pengurungan," kata Menteri Luar Negeri Palestina Nabil Shaath dalam konferensi pers di World Economic Forum di Davos, Swis, Minggu (25/1).Menurut Shaath, ada ribuan tawanan Palestina di penjara Israel yang saat ini perlu dibebaskan. Namun berulang-ulang dia juga menegaskan arti pentingnya pembebasan bagi semua tawanan politik asal Palestina. "Saya selalu menyambut baik pertukaran tawanan dan akhir hukuman penjara politik," ujar dia.Perihal pertukaran itu dibahas di Jerman Sabtu lalu. Waktu itu dikemukakan bahwa Israel menyetujui melepaskan sekitar 400 orang tawanan Palestina dan Arab dengan syarat terjadi pertukaran dengan dipulangkannya seorang pengusaha Israel yang diculik pada Oktober 2000 dan tiga orang tentara Israel. Pertukaran sendiri kemungkinan besar akan dilakukan Kamis (29/1) di Jerman. Pihak Israel juga sudah setuju mengembalikan Samir Kantar, seorang tawanan veteran Libanon yang dipenjarakan seumur hidup di Israel terkait pembunuhan warga Israel pada tahun 1979. AFP/Ecep S. Yasa - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.