Putin Sarankan Rakyatnya Perbanyak Bercinta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin ketika mengunjungi bayi ke 7 miliar di sebuah rumah sakit di Kaliningrad, Rusia (2/11). Chinanews.com

    Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin ketika mengunjungi bayi ke 7 miliar di sebuah rumah sakit di Kaliningrad, Rusia (2/11). Chinanews.com

    TEMPO.CO, Moskow - Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin diejek oleh rakyatnya sendiri setelah menyarankan mereka untuk memperbanyak hubungan seks dengan pasangannya. Reproduksi ini demi mengatasi krisis menurunnya jumlah penduduk.

    Dalam salah satu janji kontroversial kampanye pemilihan presiden, Putin menyatakan akan memberikan insentif tunai pada ibu yang memiliki anak ketiga. Langkah ini dilakukan agar kaum wanita tak enggan untuk hamil lagi.

    Rusia adalah negara dengan kondisi geografis terbesar di dunia. Namun jumlah penduduk negara ini hanya 142 juta jiwa, lebih kecil dari Pakistan dan Bangladesh.

    Tak hanya memberi insentif, Putin juga berjanji untuk menggratiskan biaya pendidikan, perumahan murah, dan bonus bulanan setara Rp 1,9 juta bagi para ibu untuk memiliki anak ketiga.

    Putin, yang menjabat dua periode berturut-turut sebagai presiden antara 2000 dan 2008, mencalonkan kembali untuk posisi itu sekarang.

    Menurut dia, jika penurunan populasi saat ini stabil, maka pada 2050, jumlah penduduk Rusia hanya 107 jiwa, atau berkurang 50 juta dari sekarang. "Kita menghadapi risiko negara kita berubah menjadi ruang kosong," katanya.

    Anatoly Vishnevsky, Direktur Demography Institute Moskow, mengatakan langkah-langkahnya, antara lain dengan memperbanyak sanggama demi memiliki anak, tidaklah cukup. "Tidak mungkin untuk membayangkan bagaimana Anda dapat meningkatkan populasi kecuali melalui imigrasi besar-besaran," katanya.

    Saran Putin untuk memperbanyak hubungan seks juga dikecam hingga ke dunia maya. Seorang wanita Rusia bernama Inna menuliskan, "Jadi, sekarang kita harus bercinta tanpa henti? Di Uni Soviet, mereka mengatakan tidak ada seks. Kini, di Federasi Rusia, kita dibayar untuk berhubungan seks."

    Yang lain menulis, "Putin seperti Tuhan saja; Dia akan mengembalikan tingkat kelahiran dan menyelamatkan Rusia. Oh Prometheus!"

    Blogger wanita negeri ini juga menuliskan suaranya, "Jika seorang wanita tidak ingin melahirkan, maka tak ada yang bisa mengubahnya, tak peduli di mana ia menempatkan uangnya."

    TRIP B | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.