Aktor Kudeta Papua Nugini Disidang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Hakon Mosvold Larsen, Scanpix

    AP Photo/Hakon Mosvold Larsen, Scanpix

    TEMPO.CO , PORT MORESBY:-- Aktor di balik percobaan kudeta militer di Papua Nugini kemarin mulai disidangkan. Saat yang sama, Sir Michael Somare melansir seruan kepada polisi dan militer guna mendukungnya untuk jabatan perdana menteri.

    Bahkan, putra Somare, Arhtur Somare, mendesak pemilu yang dipercepat untuk memutuskan sekali lagi dan untuk perdana menteri, apakah ayahnya atau Peter O'Neill.

    Kolonel Yaura Sasa ditangkap di pinggiran ibu kota Port Moresby, Boroko, pada Sabtu malam lalu kurang dari tiga hari setelah dia memimpin 30 pria bersenjata pendukung setia Sir Michael melakukan kudeta, tapi gagal.

    Juru bicara polisi, Superintendent Dominic Kakas, menyebutkan, mereka gagal membawa Sasa karena para pria yang loyal kepadanya berada di dalam Barak Taurama. "Dia sukarela datang. Dia kooperatif. Setelah kami wawancarai, dia ditahan dan dituntut.Sasa muncul di pengadilan Waigani kemarin pagi. "Jaksa kriminal akan memulai sidang begitu kami merampungkan investigasi."

    Kakas menambahkan, kolonel dituntut pasal kudeta atas aksinya pada 26 Januari lalu. Adapun pengikut Sasa tidak dituntut.

    Perdana Menteri O'Neill menunjuk wakilnya, Belden Namah, sebagai pejabat Menteri Pertahanan selama krisis percobaan kudeta, dan mendesak Sir Michael Somare menyetop melansir pernyataan terbuka mengaku sebagai perdana menteri.

    Sir Michael memang terus berjuang agar kembali di kursi perdana menteri lewat putri dan juru bicaranya, Betha. Dalam pernyataan yang dikirim lewat surat elektronik kemarin, pria 75 tahun itu mengulang seruannya kepada pengadilan bahwa penuntutan dirinya kembali menjabat perdana menteri dihargai. Dia juga mendesak polisi dan militer bergabung dengannya.



    THE SYDNEY MORNING HERALD | REUTERS | DWI ARJANTO

    Berita Terpopuler
    Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Xenia Maut

    Bertelanjang Dada, Tiga Wanita 'Serbu' Forum Davos 

    Miranda Goeltom Diminta Kembalikan Gaji 

    AS Akui Bin Ladin Terendus Berkat Seorang Dokter

    Empat Kali Miranda Goeltom Menangis 

    Simbol KTP Seumur Hidup bagi Pemerkosa

    Rok Pendek Zaskia Sungkar Diprotes 

    Polisi: Korban Perkosaan 'di Angkot D01' Berbohong 

    Tabrakan Jazz, ABG Pengemudi Rupanya Curi Kunci 

    Persib Vs Persija, Ribuan Bobotoh Serbu Stadion  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.