Amerika Bakal Rumahkan 100 Ribu Serdadu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Amerika Serikat berjaga-jaga setelah terjadi penyerangan di markas PBB, di Kabul, Afganistan(2/4). AP/Musadeq Sadeq

    Tentara Amerika Serikat berjaga-jaga setelah terjadi penyerangan di markas PBB, di Kabul, Afganistan(2/4). AP/Musadeq Sadeq

    TEMPO.CO , Washington: Pemerintah Amerika Serikat bersiap merumahkan hampir 100 ribu serdadunya. Kabar itu langsung diumumkan oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, kemarin.

    Menurut Panetta, tujuan pengurangan jumlah serdadu adalah untuk membentuk kekuatan militer yang lebih ramping, lincah, dan fleksibel. Sekaligus bagian dari rencana besar mereka untuk merestrukturisasi militer dan anggarannya.

    Sebagai ganti dari pengurangan jumlah serdadu, kata Panetta, pemerintah Amerika Serikat akan meningkatkan kemampuan dan jumlah pasukan khusus. Departemen Pertahanan Amerika yang berkantor di gedung Pentagon bakal menghadapi pemotongan anggaran secara bertahap hingga senilai US$ 487 miliar selama 10 tahun ke depan.

    "Pendekatan kami adalah menggunakan ini untuk membuktikan bahwa kami militer terkuat di dunia," kata Panetta. Pemerintahan Obama juga akan meminta Kongres menutup atau menggabungkan pangkalan-pangkalan militer Amerika dalam waktu dekat.

    Kandidat Partai Republik, Mitt Romney, menilai pemotongan anggaran pertahanan yang dilakukan Obama adalah iklan tersendiri bagi Demokrat guna menghadapi pemilihan presiden mendatang.

    "Amerika tidak bisa terus-menerus memotong anggaran pertahanan jika Amerika tetap berharap menjadi harapan dunia," kata mantan Gubernur Massachusetts itu dalam debat pada 16 Januari.

    GUARDIAN | BBC | USA TODAY | SANDY INDRA PRATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.