Sekantong Kokain Mampir di Markas PBB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, New York - Sebuah tas berisi 16 kilogram kokain ditemukan di markas besar PBB di New York, pekan lalu. Menurut kepolisian obat terlarang itu dibungkus dalam tas yang dicetak dengan simbol PBB dan tiba di bagian surat-surat organisasi.

    Juru bicara PBB Paul Browne mengatakan sepertinya kejadian ini merupakan "kecelakaan". Dalam kemasan kantong kokain tidak ada nama atau alamat pada pengirim. Namun dugaan barang haram itu dikirim dari Meksiko City melalui Cincinnati.

    Pengirim mengemas kokain dalam 14 buku catatan kecil yang telah dilubangi. Masing-masing lubang buku itu dijejali kokain masing-masing seberat 1,2 kilogram. Nilai Kokain itu diperkirakan akan laku di pasaran seharga Rp 3,9 miliar.

    "Menurut saya ini adalah pekerjaan pedagang narkotika yang berusaha mengirimkan sesuatu ke Amerika Serikat dan rencana mereka harus beres," kata Kepala Bagian Umum Markas PBB, Gregory Starr, kepada wartawan.

    BBC| REUTERS | SANDY INDRA PRATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.