PM Inggris Tabrakkan Honda Jazz, Ajudannya Mesem

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Inggris David Cameron (Daily Mail)

    PM Inggris David Cameron (Daily Mail)

    TEMPO.CO , London - Bagi orang lain, saling senggol mobil mungkin urusan bisa jadi panjang. Tapi tidak demikian jika pelaku penyenggolan adalah David Cameron, perdana menteri Inggris.

    Kejadian itu berlangsung saat kembali dari lari pagi dengan pelatihnya, Matt Roberts, Cameron melihat Gita Lama, pengasuh anaknya, berjuang untuk memarkir mobil Honda Jazz barunya di depan kediaman resmi Cameron, Downing Street 10.

    Perdana Menteri, masih dengan baju olahraga, berjalan mendekatinya dan menawarkan untuk memarkirkan. Lama sempat terlihat terkejut, namun sang pengasuh itu segera menyerahkan mobilnya.

    Tapi acaranya 'kepahlawanan' Cameron menjadi bumerang setelah dia salah menilai manuver dan menyenggol bumper belakang mobil Peugot 206 yang diparkir di depannya.

    Seorang fotografer pers berdiri di dekatnya mengklaim bahwa ia mendengar suara dari dua bumper saling sentuh diikuti oleh tawa orang-orang di selekilingnya. Para ajudannya pun, ikut mesem-mesem melihat 'hasil karya' bosnya.

    Setelah adegan tabrak bumper belakang mobil lain itu, Cameron sukses memarkir mobil Lama di belakangnya. Ia keluar dan sejenak mengamati mobil yang disenggolnya.

    Namun, juru bicara Downing Street membantah ada insiden senggol mobil itu. "Secara katagori, itu bukan kecelakaan. Hanya mobil yang melakukan kontak dengan mobil lain," katanya.

    Dari apa yang dilihatnya, katanya, tidak ada kerusakan pada kedua mobil. "Bahkan semua orang melihat dari sisi lucunya," ujarnya.

    Belakangan diketahui, Peugeot itu milik petugas kebersihan di Downing Street. Tak disebutkan apa reaksinya saat tahu mobilnya baru saja dicium mobil yang dikendarai sang perdana menteri.

    TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.