Powell Panggil Kepala Badan Tenaga Atom Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Vienna: Sekretaris Negara Amerika Serikat, Colin Powell memanggil kepala Badan Tenaga Atom Intermasional (IAEA) untuk meredakan ketegangan antar Washington dan Badan Atom Libya. "Sekretaris Powell telah memanggil pimpinan IAEA, Mohamed Elbaradei. Mereka sudah berbicara," tutur seorang diplomat Barat kepada AFP.Sumber lain, mengatakan percakapan antar Elbaradei dan Powell, Minggu ini, adalah suatu diskusi bersifat membangun mengenai perjalanan Elbaradei ke Libya. "Mereka sedang berusaha meyakinkan posisi mereka satu sama lain," kata sumber tadi.Ketegangan muncul antara Washington dan Elbaradei karena staf IAEA mulai memeriksa lokasi nuklir Libya pada akhir pekan, hanya delapan hari setelah pemimpin Libya Moamar Kadhafi meninggalkan senjata pembunuh masalnya. Elbaradei, yang pergi ke Tripoli dan berjumpa dengan Kadhafi, sempat mengumumkan kepuasannya bahwa Libya sedang bekerja sama dengan lemabag pemeriksa atomi dan mempersilahkan petugas memeriksa secara mendalam.Tetapi beberapa pejabat senior AS telah menuduh IAEA buru-buru mendatangi Libya. Mereka juga mengusulkan Amerika Serikat dan Inggris untuk tidak mempercayakan tugas membuktikan perlucutan senjata Libya hanya kepada IAEA. New York Times, pada Jumat mengutip seorang pejabat yang mengatakan kunjungan pemimpin IAEA merupakan nasehat buruk. Elbaradei juga dinilai tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai cakupan program senjata gelap Libya.Yohanes Bolton, pimpinan diplomat AS untuk pengendalian senjata, mulai melakukan pertemuan dengan rekannya dari Inggris pada Jumat untuk mendiskusikan cara untuk memastikan bahwa Libya akan mematuhi ikrarnya untuk meninggalkan penggunaan bahan kimia, biologi dan senjata nuklir. Seorang diplomat yang berbasis di Vienna menetapkan bahwa Amerika Serikat dan Inggris ingin dilibatkan di Libya. "Mereka ingin secara dekat melihat tentang apa yang terjadi," ujar sumber itu.Sementara seorang sumber di Libya, Sabtu (3/1) mengatakan, IAEA dan Washington harus lebih dulu memutuskan bagaimana proses verifikasi akan dilakukan berkaitan dengan berbagai hal nuklir, dan bukan menyelidiki biologi dan bahan kimia senjata lain.Dalam beberapa kesempatan Elbaradei membantah pernyataan AS bahwa Saddam Hussein memiliki senjata pembunuh masal dan bukti bahwa Tehran sedang berusaha untuk memperoleh senjata nuklir. AFP/Ramidi - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?