Pemilik Costa Concordia Salahkan Kapten Kapal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten kapal Costa Concordia Francesco Schettino (kanan) ditangkap oleh petugas kepolisian di Grosseto, Italia, Sabtu (14/1). REUTERS/Enzo Russo/ANSA

    Kapten kapal Costa Concordia Francesco Schettino (kanan) ditangkap oleh petugas kepolisian di Grosseto, Italia, Sabtu (14/1). REUTERS/Enzo Russo/ANSA

    TEMPO.CO , Jakarta:Penyebab karamnya kapal pesiar mewah Costa Concordia di pesisir Italia mulai terkuak. CEO Costa Cruises, Pier Luigi Foschi, pemilik kapal Costa Concordia, kemarin menyebutkan bahwa kapten kapal membuat penyimpangan "tak diterima, tak diizinkan" kala berlayar.

    Sebanyak enam orang tewas dan sekitar 15 lainnya masih hilang setelah Costa terjungkir menghajar batu karang pada Jumat tengah malam pekan lalu di lepas pantai Tuscan, Italia. Pencarian korban selamat dari kapal bermuatan 4.000 orang lebih itu untuk sementara kemarin ditunda setelah kapal terempas ke bebatuan dan area diliputi cuaca buruk.

    Foschi menuturkan, sekitar 500 ribu galon minyak terdapat di 17 tangki terpisah. Sensor-sensor ditempatkan untuk melacak pergerakan gerakan kapal. Sejauh ini tak ada tumpahan dari kebocoran tangki.

    Kapten Costa Concordia, Francesco Schettino, 52 tahun, Sabtu pekan lalu ditahan polisi Italia. "Perusahaan akan di samping kapten dan akan memberikan semua bantuan, tapi kita perlu mengetahui fakta-fakta dan kami tidak bisa membantah kesalahan manusia," ucap Foschi dalam konferensi pers di Geno kemarin. Foschi sempat menangis dan berkali-kali meminta maaf.

    Menurut Foschi, rute kapal Costa sudah diprogram dan alarm langsung menyala bila mereka keluar jalur. "Rutenya sudah dimasukkan dengan benar," ujarnya. "Fakta mengungkapkan bahwa laju kapal meninggalkan jalur karena semata-mata manuver oleh komandan yang tidak disetujui, tidak sah, dan tidak diketahui Costa."

    Foschi menjamin kapal telah secara reguler diperiksa dan sudah dicek menyeluruh pada November tahun lalu. "Kapal itu sangat aman. Ini adalah kejadian perkecualian, yang tidak terduga."

    Sebelumnya, pihak Costa Cruises menyatakan bahwa Kapten Schettino berlayar terlalu dekat ke daratan. Namun beberapa penumpang menggambarkan sempat mendengar suara mengerikan begitu kapal menghantam bebatuan pada Jumat, pukul 21.30 waktu setempat.
    Kapten kapal Costa, Schettino, yang bekerja selama 11 tahun di Costa Cruises, menyangkal setiap kesalahan, dengan menyatakan bahwa batu-batu karang yang dihantam kapalnya tidak ditandai di bagan baharinya.

    "Kami harus memiliki kedalaman air di bawah kami," katanya kepada televisi Italia. "Kami berada di sekitar 300 meter dari bebatuan atau kurang. Kami seharusnya tidak menghantam apa pun." Dia juga membantah tuduhan para jaksa bahwa dia kabur dari Costa sebelum evakuasi selesai.

    Banyak pertanyaan muncul mengapa kapal berlayar begitu dekat dengan karang-karang berbahaya dan bebatuan yang menjorok di lepas pantai timur Giglio. Hal ini bersamaan dengan kecurigaan bahwa kapten sengaja bermanuver untuk menghibur para turis di pulau itu. Banyak warga Giglio kemarin mengatakan mereka sebelumnya tak pernah melihat kapal Costa datang terlalu dekat ke area pulau karang "Le Scole" yang berbahaya.

    BBC | AP | REUTERS | THE GUARDIAN | DWI ARJANTO

    Berita Terpopuler
    Kapal Costa Concordia Sudah Sial Sejak Diluncurkan

    Kapten Kapal Costa Concordia Masuk Bui

    Aneh, Kapten Kapal 'Ngacir' Sebelum Costa Concordia Karam 

    Jurus Jokowi Bereskan Banjir Jakarta

    Rosa Sebut Menteri Andi Terima Rp 500 Juta 

    Wawancara Jokowi: Boleh Diadu Sama Mobil Jepang 

    Kapten Kapal Pesiar Costa Tak Mengikuti Prosedur

    Kronologi Kandasnya Costa Concordia 

    Berapa Tarif Kapal Pesiar Costa Concordia?

    Jokowi: Dempul Esemka Emang Tebal, Terus Kenapa?




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.