Mitt Romney Rebut Iowa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/J. Scott Applewhite

    AP/J. Scott Applewhite

    TEMPO.CO , DES MOINES:-- Mitt Romney, bekas Gubernur Massachusetts yang kini jadi bakal calon presiden unggulan dari Partai Republik, memenangi pemungutan suara dalam kaukus Iowa, Selasa malam lalu waktu setempat. Romney, yang meraih 24,6 persen atau setara 30.015 suara, menang tipis dari kandidat lainnya.


    Selama ini, berdasarkan jajak pendapat, Romney memang diunggulkan. Ia kandidat yang difavoritkan di kalangan pebisnis. Karena itu, ia diprediksi akan meraih kesuksesan berikutnya dalam pemungutan suara New Hampshire, pekan depan.


    Setelah itu, ia diyakini akan menguasai suara di negara-negara bagian besar lainnya, misalnya Florida, pada akhir bulan ini. "Romney memiliki sumber daya yang kuat untuk menang," ujar salah seorang pemilih di kaukus Partai Republik kepada Associated Press, Rabu 4 Januari 2012 .


    Romney dikenal sebagai kandidat kaya. Cadangan dana yang melimpah dan infrastruktur kampanye yang kuat Romney membuat peluangnya lebih lapang ketimbang pesaing di Republiken. Ia hanya mendapat sedikit ganjalan tatkala menghadapi kalangan konservatif di internal partainya.


    Banyak kalangan di Partai Republik menilai sosok Romney pantas dipersaingkan dengan Obama dalam pemilihan presiden pada November mendatang. Terlebih saat pemerintahan Obama terpuruk dalam masalah ekonomi. "Saya yakin ia bisa menyaingi Obama," kata John Stineman, mantan tim sukses Steve Forbes di kaukus Iowa pada 2000.


    Bagi Romney, menang di Iowa merupakan jalan mulus bagi pencalonannya. Sebab, kaukus Iowa merupakan kumpulan orang yang cukup diperhitungkan. Kaukus ini dipandang penting karena siapa yang memperoleh suara tertinggi biasanya akan menjadi calon dari Partai Republik untuk maju dalam pemilihan presiden.


    | HUFFINGTON POST| AP | Sandy Indra Pratama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.