Militer AS Tangkap Orang Dekat Izzat Ibrahim

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Baghdad: Ledakan mengguncang tempat pelatihan militer terbesar di Baghdad menjelang subuh tadi, Rabu (24/12). Menurut pejabat militer AS, hujan tembakan ini menandai dimulainya operasi "Iron Justice II". Sementara di Mosul, pasukan AS menangkap orang yang diidentifikasi sebagai orang dekat Izzat Ibrahim.Ledakan ini terdengar seperti tembakan artilleri dimulai sekitar pukul 00.30 waktu setempat dan berlangsung sekitar 20 menit. Rentetan ledakan dari senapan otomatis terdengar di pinggiran selatan Al?Dura, dengungan pesawat tempur pun memenuhi udara. Sementara itu, di Mosul, Pasukan AS masih mencari para pengikut Baath di sebelah utara Baghdad, Mosul, yang dianggap sebagai tempat persembunyian para pengikut Baath. Tempat ini dijadikan tempat kunci untuk mencari kaki tangan Saddam Husein, Izzat Ibrahim. Prajurit AS telah menangkap sahabat Ibrahim, yang diidentifikasi bernama Sheikh Ghazi Hanash, kepala suku Tayy. Ikut ditangkap adalah ketiga anak laki-lakinya. Ibrahim adalah orang nomor dua Saddam Husein di Partai Baath.Informasi soal Hanash didapatkan dari kerabat Hanash dan Waadallah Taufik Hassan, orang Irak yang bergabung dalam Kesatuan Pertahanan Sipil Irak., yang juga bergabung dalam penyerbuan penagkapan itu. Salah seorang pejuang menyatakan seorang pengawal Hanash tewas dan anak gadisnya terluka. Kediaman Hanash dipenuhi oleh lubang peluru bekas tembakan dan pecahan kaca. Setelah penagkapan Saddam 13 Desember lalu, Ibrahim yang menderita leukemia ini dianggap sebagai orang nomor satu dalam pemerintahan Irak yang masih berkuasa. Militer AS sangat menginginkan orang terakhir dalam kroni Saddam itu tertangkap dan memusnahkan kekuasaannya selamanya. DivisiAngkatan Udara 101 di Mosul mengaku tidak memiliki informasi terbaru tentang penangkapan Hanash. Tapi mereka menginformasikan bahwa ada penangkapan terhadap beberapa orang Irak selasa lalu. Dilaporkan seorang tentara Irak juga terbunuh dalam penangkapan itu, tapi divisi angkatan udara 101 mengaku tidak memiliki detail informasi selanjutnya. Listi Fitria - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?