Nonton Film "Horor" di Hotel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • :Wartawan Majalah Tempo, Rommy Fibri, kembali ke Irak, 18 Desember 2003. Ini adalah perjalanan keduanya ke "Negeri 1001 Malam" itu. Sesaat sebelum Baghdad jatuh, April lalu, dia juga berada di sana melaporkan detik demi detik keadaan Irak sebelum akhirnya jatuh ke tangan pasukan koalisi Amerika Serikat. Inilah catatan hariannya: _________________________________________________________Bagdad kini, sudah jauh berbeda dengan ketika perang berlangsung. Atau malah, sudah sangat jauh ke depandibandingkan ketika Sadam berkuasa. Buktinya, masyarakat biasa dan juga pengusaha hotel sudah bebasuntuk berlangganan televisi satelit. Di jaman sang diktator berkuasa, jangankan ada televisi satelit, bahkan tak ada ruang sedikit pun bagi saluran televisi lain untuk menandingi televisi Irak (semacam TVRI-nya Irak, red). Bisa jadi, karena satelit itu pula, di hotel tempat saya menginap, Coral Palace Hotel, para tamu bisamenikmati live show film porno dan juga teve chating. Di chanel "Sexy Satellite TV", selama 24 jam nonstop menayangkan film-film biru yang diperankan oleh bintang dari sejumlah negara. Kebanyakan berasal dariEropa Timur dan Timur Tengah. Sementara kalau mau hanya ingin melihat cewek telanjang, tersedia saluran"Live Show TV". Dan jika tergiur, bisa langsung pencet nomor telepon yang terpampang di pinggiran tampilannya. Ketika saya tanyakan ke pihak hotel, Shamira, Manajer Operasional, hanya berkata, "Kami beli satelit danmemasangnya. Soal chanelnya ada berapa dan apa saja isinya, kami tidak tahu." Apapun materinya,menurutnya, merupakan bagian dari pelayanan mereka terhadap para tamu. Toh, masih tergolong mudah untukmembeli parabolanya. Yang paling murah harganya USD 80, dan paling mahal sekitar USD 200. Kalau sudahdibeli, barang itu bisa dipakai sampai rusak. Tak perlu lagi bayar langganan perbulannya. Bagdad kini benar-benar bebas. Bahkan ketika di Belgia (negara yang cukup terbuka), hotel yang saya tempatitidak menyediakan saluran model begini. Makanya sebelum pikiran jauh ke angkasa, buru-buru saya gantisaluran teve. Takut tak tahan godaan. Maklum, istri jauh di tanah air. Lagipula, masih tersedia sekitar 99saluran teve satelit lainnya dari seluruh dunia. Ada dari Mesir, Kuwait, Bahrain, Oman, Syria, Turki,Jerman, Perancis, Italia, Romania dan negeri eropa timur lainnya. Sayang, teve macam CNN atau Fox News, apalagi SCTV, tidak terdeteksi sama sekali. @

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.