Pilot British Airways Hamili Pramugari Remaja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Kirsty Wigglesworth

    AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO Interaktif, London - Seorang pramugari remaja mengandung bayi hasil hubungan dengan pilot British Airways, setelah keduanya terlibat program maskapai "Hug a Pilot" terlalu jauh.

    Dalam program itu, maskapai meminta awak kabin untuk bersosialisasi dengan kolega di kokpit untuk meningkatkan semangat kerja. Diduga pramugari itu tidur dengan pilot bergaji £ 100.000 (Rp 1,4 miliar) per tahun itu saat transit.

    Seorang sumber di maskapai berkata, "Program "Hug a Pilot" tidak seharusnya menjadi seperti ini."

    Pilot itu awalnya membantah telah berhubungan seks, tetapi kemudian mengakuinya. Istrinya, yang juga bekerja untuk maskapai itu, mengaku hancur, namun telah memutuskan untuk tetap mendampingi suaminya.

    Sementara pramugari itu telah dipindahkan dari kantor maskapai di Terminal 5 Heathrow ke pusat rekayasa regional untuk menghindari istri sang pilot.

    Sumber itu menambahkan, "Kehamilan gadis itu dan kepindahannya ke engineering menjadi pembicaraan di maskapai ini. Dia mengaku ingin tetap menjaga bayi itu."

    The Sun mengungkapkan, dua bulan lalu, maskapai itu meminta 13.500 awak kabin untuk bergabung dengan 3.000 pilot saat melakukan perjalanan luar negeri. Program berjuluk "Hug a Pilot" itu dimaksudkan untuk memulihkan hubungan setelah terjadinya perselisihan industrial.

    Program itu juga dirancang untuk membaurkan awak kabin yang lebih muda, yang mendapatkan upah dan tunjangan lebih rendah, dengan pekerja tua yang lebih mapan.

    THE SUN | EZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.