Merasa Jadi Pejabat Gara-gara Surat Nyasar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Monti. AP/Yves Logghe

    Mario Monti. AP/Yves Logghe

    TEMPO Interaktif, - Setiap orang pasti gembira menerima surat elektronik resmi pemerintah. Apalagi surat itu berisi ajakan duduk sebagai pejabat pemerintahan. Cuma bagaimana kalau ternyata surat itu salah alamat?

    Itulah yang dialami Francesco Braga, seorang profesor pertanian di Universitas of Guelph, Ontario, Kanada. Oleh surat pemerintah Italia, ia disebut tengah disiapkan untuk duduk sebagai salah satu bagian dari pemerintahan teknokrat baru yang dipimpin oleh Mario Monti.

    Kontan saja berita tentang penunjukkannya itu menyebar. Tak lama kemudian ia menerima banjir ucapan selamat dari produsen makanan seantero negeri. Mario Catania, Menteri Pertanian yang baru, mengatakan Prof. Braga akan bring value added apabila bergabung dengannya.

    Braga yang tinggal di Kanada selama 28 tahun mengaku kaget saat ditanya the Toronto Star. "I thought, 'oh my God.'" Dia segera menanyakan kebenaran surat elektronik dari Italia itu. Rupanya email-nya dibalas oleh rekan, pebisnis, dan asosiasi pertanian dengan ucapan selamat via pesan elektronik pula. Wah, jelas saja, banjir ucapan selamat membuatnya semakin yakin permintaan Italia bukan banyolan. "OK, it must be true,” kata dia.

    Cuma, rupanya, keyakinannya harus hancur. Bukan Francesco Braga yang hendak diangkat sebagai bagian dari pemerintahan di Italia. Surat email itu semestinya ditujukan kepada Franco Braga, profesor teknik kontruksi di Universitas Sapienza, Roma.

    Kesalahan pengiriman email ini menurut Telegraph diakui pemerintahan baru Italia. Wah, kalau begini, bagaimana ya rasanya?

    TELEGRAPH | PUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.