Sekjen PBB Ban Ki-moon Puji Presiden Myanmar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal  Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki moon. ANTARA/ Wahyu Putro A/hp/11

    Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki moon. ANTARA/ Wahyu Putro A/hp/11

    TEMPO Interaktif, Nusa Dua - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon memuji kerja keras Presiden Myanmar Thein Sein bersama ASEAN untuk membangun demokrasi di Myanmar.

    "PBB menyambut Myanmar," kata Ban kepada wartawan di ruang Media Center, gedung Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali, Sabtu siang, 19 November 2011.

    Pernyataan Ban ini menanggapi keputusan bulat seluruh pemimpin ASEAN untuk memenuhi permintaan Myanmar menjadi Ketua ASEAN tahun 2014.

    Ban kemudian menjelaskan pagi tadi ia telah bertemu dengan Thein Sein dan membahas banyak hal tentang situasi Myanmar.

    Ban secara pribadi diundang oleh Thein Sein untuk berkunjung ke Myanmar. "Saya menerimanya dan berencana segera berkunjung ke Myanmar," ujarnya.

    Dari pertemuan tersebut Ban menilai pemerintahan Thein Sein telah berinisiatif menjalankan demokrasi di negara yang baru saja mengakhiri sistem pemerintahan militeristiknya. Pemerintahan Thein Sein telah membebaskan para tahanan politik dan melakukan rekonsiliasi nasional.

    Dengan sudah keluarnya keputusan para pemimpin ASEAN untuk memenuhi permintaan Myanmar sebagai Ketua ke-14 ASEAN, Ban mengharapkan pemerintahan Thein Sein memenuhi harapan ASEAN untuk terus melakukan proses demokratisasi di negara itu.

    Keputusan Myanmar jadi Ketua ASEAN 2014 diambil dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-19 ASEAN di Nusa Dua, Bali, pada 17 November lalu.

    Selain Ban, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton juga berencana mengunjungi Myanmar dalam waktu dekat ini. Ini pertama kali bagi Ban dan Clinton mengunjungi Myanmar.

    MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.