Bocah 9 Tahun Jadi Sopir, Ibunya Didenda Rp 9 juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tammy Oneal. (WGMD.com)

    Tammy Oneal. (WGMD.com)

    TEMPO Interaktif, Dover - Usia boleh masuk kategori ingusan, tapi soal keterampilan membawa mobil tak diragukan lagi. Sejak umur lima tahun, anak imut-imut ini dizinkan ibunya nyetir mobil.

    Hampir saban hari, seorang bocah berusia sembilan tahun ini nyetir sendiri ke sekolah, sementara ibunya dengan tenang menjadi penumpang setianya.

    Namun akibat ulahnya, Kepolisian Delaware terpaksa menghentikan perbuatannya karena dianggap membahayakan dan tak cukup umur. Untuk itu, orang tuanya harus mempertanggungjawabkan ulah anaknya di depan majelis hakim.

    Informasi yang diperoleh di pengadilan menyebutkan, sejumlah saksi melihat anak ingusan itu memarkir kendaraannya di lapangan parkir sekolah dasar di Dover, Selasa, 15 November 2011 pagi waktu setempat.

    Selanjutnya, dengan tenang dia keluar dari kendaraan. Sementara dalam kesaksiannya, polisi mengatakan ibunya, yang berusia 34 tahun bernama Tammy Oneal, duduk di kursi sebagai penumpang.

    Kapten Tim Stump menjelaskan, Oneal mengatakan bahwa dia mengizinkan putra kesayangannya itu membawa mobil bahkan sejak usia lima tahun. "Dia memohon izin kepada saya membawa mobil hanya beberapa kilometer untuk ke sekolah," ujar Oneal kepada polisi.

    Di pengadilan, Oneal dipersalahkan oleh majelis hakim karena dianggap ceroboh dan membahayakan anak. Namun dia tak dipenjara, hanya membayar denda sebesar US$ 1.000 (Rp 9 juta).


    AP | CA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.