Turki Diguncang Gempa Lagi, 3 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas penyelamat memasuki sebuah bangunan yang hancur di Ercis, dekat kota Van, Turki (25/10). Regu penolong berusaha mencari korban selamat maupun yang hilang dari reruntuhan bangunan setelah gempa besar yang menewaskan sedikitnya 264 orang dan melukai lebih dari 1.000. REUTERS / Baz Ratner

    Seorang petugas penyelamat memasuki sebuah bangunan yang hancur di Ercis, dekat kota Van, Turki (25/10). Regu penolong berusaha mencari korban selamat maupun yang hilang dari reruntuhan bangunan setelah gempa besar yang menewaskan sedikitnya 264 orang dan melukai lebih dari 1.000. REUTERS / Baz Ratner

    TEMPO Interaktif, Ankara - Sedikitnya tiga orang tewas dan beberapa lainnya terperangkap dalam reruntuhan gedung akibat gempa berkekuatan 5,7 magnitude yang mengguncang Turki, Rabu, 9 November 2011. Gempa terjadi di 16 kilometer sebelah timur Kota Van.

    Gempa merobohkan sedikitnya 21 bangunan, termasuk dua bangunan hotel di Kota Van. Kantor berita pemerintah Anatolian melaporkan salah satu hotel itu dihuni oleh 70 orang saat gempa terjadi. Sebelas orang dilaporkan selamat saat dievakuasi dari reruntuhan bangunan hotel.

    Sedikitnya 100 orang masih terperangkap dalam reruntuhan bangunan. Stasiun televisi setempat menayangkan gambar orang-orang yang sedang panik di jalanan Kota Van dan ambulans berseliweran membawa korban.

    Ini gempa kedua dalam sebulan terakhir. Pada 23 Oktober 2011, gempa berkekuatan 7,6 magnitude mengguncang kota itu dan kota tetangganya, Ercis, dan menewaskan hingga 600 orang. Ratusan orang masih mengalami syok dan ribuan korban masih mengungsi di tenda-tenda dalam cuaca dingin.

    Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu, yang sedang berada di Ercis saat gempa terjadi, segera menuju lokasi. Ercis mengalami kerusakan terparah dalam gempa tiga pekan lalu.

    Sekitar 30 unit ambulans di Ercis dikerahkan ke Van, yang berjarak sekitar 60 kilometer di sebelah utara Van. Enam pesawat terbang juga terbang ke Van untuk membawa anggota tim penyelamat.

    SAPTO YUNUS | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.