Korban Tewas Akibat Gempa Turki Terus Bertambah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berusaha menyelamatkan penduduk yang terjebak di reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di desa Tabanli village, kota Van, Turki, (23/10).  AP/ Abdurrahman Antakyali, Aatolia

    Warga berusaha menyelamatkan penduduk yang terjebak di reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di desa Tabanli village, kota Van, Turki, (23/10). AP/ Abdurrahman Antakyali, Aatolia

    TEMPO Interaktif, Istambul - Menteri Dalam Negeri Turki, Idris Naim Sahin, mengatakan jumlah korban akibat gempa berkekuatan 7,2 skala Richter yang mengguncang Turki, Ahad lalu, akan terus bertambah. Hingga, Senin, 24 Oktober 2011, tim SAR bersama dengan penduduk setempat berupaya untuk mencari korban yang tertimbun reruntuhan. Sekitar 20 gempa susulan berkekuatan 6 skala Richter juga terus mengguncang Turki timur.

    Menurut Menteri Dalam Negeri, saat ini korban tewas sudah mencapai 217 orang. Seratus orang tewas di Van dan 117 orang lainnya tewas di Ercis. Sebelumnya, korban tewas 138 orang. Sementara korban luka-luka ada 350 orang.

    Meningkatnya jumlah korban yang tewas juga disebabkan oleh warga yang tak bisa kembali ke rumah dan terpaksa tinggal di jalanan. Padahal, saat ini suhu di Turki sedang mencapai titik beku. Pasokan listrik dan gas pun juga terputus.

    Tak hanya itu, tim penyelamat dan truk yang membawa bantuan medis maupun makanan belum bisa mencapai beberapa desa kecil.

    Selain menewaskan ratusan warga, gempa yang terjadi pada ahad, pukul 1.41 waktu setempat yang  terletak 19 km dari Van dengan kedalaman 7,2 km itu juga meluluhlantahkan puluhan bangunan. Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan sekitar 55 bangunan berupa apartemen, asrama mahasiswa, hingga rumah sakit di Ercis runtuh.

    S. IKA SARI | CNN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.