Tentara Filipina dan Gerilyawan Muslim Bentrok, Dua Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Zamboanga:Dua orang tewas dalam bentrokan antara tentara Filipina dengan para gerilyawan muslim, di Filipina, Selasa (24/12) kemarin. Demikian diungkapkan oleh pejabat militer negara itu. Kepala tentara setempat, Kolonel Bonifacio Ramos, seperti dikutip AFP, Rabu (25/12), menjelaskan sebelum peristiwa itu terjadi, sejumlah penduduk kota Tuburan melapor kepada pihak militer bahwa ada sejumlah pria bersenjata berkeliaran di wilayah mereka. Ketika beberapa prajurit dikirim ke sana untuk memeriksa, sebuah pertempuran senjata terjadi, dan menewaskan seorang prajurit dan seorang tersangka gerilyawan. Pihak militer yakin bahwa para pria bersenjata itu merupakan anggota Abu Sayyaf yang diberitakan telah menculik beberapa orang Kristen dan warga asing, serta meminta tebusan. Saat ini, kelompok ini masih menyandera tiga pelaut asal Indonesia dan empat misionaris Filipina di sebuah hutan di pulau Jolo, sebelah selatan Zamboanga. Abu Sayyaf oleh pihak Amerika Serikat dan Manila dituduh memiliki hubungan dengan jaringan teroris Al Qaidah pimpinan Usamah bin Ladin. Meski begitu, pihak militer tidak menampik kemungkinan bahwa para pria bersenjata itu merupakan anggota dari kelompok-kelopmpok muslim lain yang bermukim di kepulauan tersebut. (AFP/TNR-Nunuy Nurhayati)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.