Tumpahan Minyak Cemari Pantai Karang Astrolabe Selandia Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, WELLINGTON: -- Selandia Baru akan menghadapi pencemaran laut terburuk sepanjang sejarah. Soalnya, sejak 5 Oktober lalu, sebuah kapal kargo bernama Reva menabrak karang Astrolabe, dekat Pelabuhan Tauranga.


    Sejak terjadinya insiden tersebut, 300 ton minyak telah tumpah ke laut dan mencemari kawasan tersebut hingga radius 30 kilometer. Akibatnya, pantai putih di kawasan itu menghitam dan 1.300 ekor burung laut tewas.


    Namun bahaya masih menghadang karena kapal berbendera Liberia itu memiliki cadangan bahan bakar sebanyak 1.300 ton liter yang siap tumpah jika kapal karam.


    Hingga Selasa, 18 Oktober 2011, upaya evakuasi minyak terhalang angin kencang dan gelombang tinggi. Kepala SAR Maritim Selandia Baru (MNZ) Andrew Berry pesimistis upaya ini berjalan lancar. "Melihat kondisi cuaca, proses penyelamatan akan berlangsung lambat," ujarnya.


    Perusahaan penyewa kapal, The Mediterranean Shipping Company, dalam kesempatan terpisah, berjanji akan menyumbangkan US$ 800 ribu atau sekitar Rp 7 miliar untuk pembersihan minyak dari kawasan itu.


    |CHANNEL NEWS ASIA | AP | SITA PA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.