Yingluck Pastikan Banjir di Bangkok Bisa Dikendalikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perayaan tahun baru Thailand di Bangkok. AP/David Longstreath

    Perayaan tahun baru Thailand di Bangkok. AP/David Longstreath

    TEMPO Interaktif, Bangkok - Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra menyatakan banjir di Bangkok, ibu kota Thailand, masih dapat dikendalikan dan aman. Dengan demikian dia meminta seluruh warga Bangkok tidak panik. "Debit air stabil dan tidak meningkat. Jadi saya minta rakyat tidak panik," ujar dia, Jumat 14 Oktober 2011.

    Yingluck menjelaskan Bangkok memang menghadapi sejumlah masalah karena banjir akibat air di beberapa tanggul di kawasan utara meluap. Namun pertahanan di dalam Kota Bangkok sangat tinggi. "Kesimpulannya, Bangkok semestinya dinyatakan aman," ujar Yingluck menandaskan.

    Yingluck juga meralat penjelasan Menteri Ilmu Pengetahuan Plodprasop Suraswadi tiga hari lalu yang mengatakan bahwa kawasan pinggiran kota di utara Bangkok akan terendam banjir hingga lebih 1 meter akibat tanggul jebol. Pernyataan itu segera dibantah oleh pejabat berwenang.

    Walhasil hal ini membuat bingung warga yang berusaha pergi ke Kota Bangkok untuk menyelamatkan diri dari bencana banjir di utara. "Menteri Plodprasop ingin memberi informasi terbaru tentang situasi tersebut kepada masyarakat karena dia mempertimbangkan kecemasan masyarakat. Dia hanya melaporkan tentang kemungkinan yang akan terjadi kepada masyarakat dan tidak terjadi apa-apa. Semuanya normal," kata Yingluck.

    Gubernur Bangkok Sukhumbhand Paribatra kemarin mengatakan 15-18 Oktober diperkirakan saat yang berbahaya karena banjir dari utara segera tiba di Kota Bangkok. "Namun saya pastikan tidak akan sampai pada tahap krisis," kata dia.

    Ketinggian air Sungai Chao Phraya, ujarnya, akan bertambah tinggi mencapai 2,20 meter dalam beberapa hari ini. Saat ini ketinggian air sungai mencapai 2,13 meter, sehingga Sukhumbhand mengingatkan penduduk di dekat pinggiran Sungai Chao Phraya segera diungsikan.

    Direktur Pusat Geo Informasi Thailand sekaligus penasihat pemerintah untuk pusat operasi pemulihan banjir, Sombat Yumuang, mengatakan dibutuhkan 45 hari untuk melepas air ke laut. Pemerintah, ujarnya, harus mengalirkan luapan air dari Provinsi Nakhon Sawan dan Ayutthaya melalui tiga sungai besar, yakni Tha Chin, Chao Phraya, dan Bang Prakong. Dengan cara ini, banjir bandang dapat dicegah menyapu Kota Bangkok.

    l REUTERS | BANGKOK POST | ASIA ONE | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.