Tunisia Tahan Bekas PM Libya Baghdadi Al-Mahmudi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan pemberontak di bawah Dewan Transisi Nasional menembakan artileri ke pasukan loyalis Qadhafi di Sirte, Libya, (19/9). AP/Manu Brabo

    Pasukan pemberontak di bawah Dewan Transisi Nasional menembakan artileri ke pasukan loyalis Qadhafi di Sirte, Libya, (19/9). AP/Manu Brabo

    TEMPO Interaktif, Tunis - Tunisia menahan dan memenjarakan bekas perdana menteri di masa pemerintahan Muammar Qadhafi, Baghdadi Al-Mahmudi, karena dianggap memasuki negara tersebut secara ilegal. Demikian keterangan yang disampaikan pejabat setempat, Kamis, 22 September 2011.

    Al-Mahmudi merupakan salah satu anggota pemerintahan senior Libya yang ditahan. Juru bicara Pengadilan Tunisia mengatakan, dia dijatuhi hukuman enam bulan penjara karena memasuki Tunisia secara tak sah.

    "Beliau ditahan, Rabu, 21 September 2011, sebelum diserahkan ke penuntut umum di Tozeur, sekitar 430 kilometer sebelah selatan Tunis. Al-Mahmudi bakal dijatuhi kurungan penjara enam bulan," ujar Kadhem Zine El Abidine.

    Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Hicheman Meddeb mengatakan Baghdadi Al-Mahmudi ditahan oleh pasukan keamanan bersama dua pria lainnya, Rabu, di dekat Tamaghza, perbatasan dengan Aljazair.

    Dia mengatakan, ketiga orang itu tidak mengantongi visa dalam paspornya. Bahkan, saat ditanya petugas, "Mereka tak bisa menjelaskan kapan dan dari mana mereka menerobos perbatasan."

    Pada 7 September 2011 lalu, anggota kalangan dekat Muammar Qadhafi, Khouildi Hamidi, juga ditahan petugas di bandar udara Tunis karena masuk tanpa izin. Sejak rezim Qadhafi yang telah berkuasa selama 42 tahun tumbang bulan lalu, banyak pejabat senior melarikan diri keluar negeri. Mereka seringkali menggunakan Tunisia sebagai negara transit sebelum kabur ke negara lain.

    ARAB NEWS | CA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.