Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Amerika Serikat Siaga Satu Hadapi 9/11  

image-gnews
Seorang polisi berjaga-kaga di stasiun kereta di  Pennsylvania (10/9). Keamanan diperketat berkaitan dengan peringatan 10 tahun peristiwa 11 September. AP/Jin Lee
Seorang polisi berjaga-kaga di stasiun kereta di Pennsylvania (10/9). Keamanan diperketat berkaitan dengan peringatan 10 tahun peristiwa 11 September. AP/Jin Lee
Iklan

TEMPO Interaktif, Washington - Menjelang momentum 10 tahun setelah serangan teroris 11 September 2001, kota-kota besar Amerika Serikat terlihat bersiaga penuh. Meski demikian, Presiden Barack Obama yakin saat ini Amerika semakin kuat sedangkan kelompok Al-Qaidah semakin lemah. "Mereka menuju kekalahan," katanya kemarin.

Situasi waspada itu terlihat antara lain di Washington. Belasan anjing pelacak polisi dikerahkan di kereta api bawah tanah kota itu. Polisi juga memeriksa semua kendaraan yang melintas di Jembatan Brooklyn, New York. Adapun di Lower Manhattan, hanya beberapa blok dari Ground Zero, area bekas menara kembar WTC, sejumlah kendaraan polisi bersiaga.

Warga tak keberatan dengan kesiagaan yang mencolok itu. “Oke saja,” kata Wolfgang Klebe, warga setempat. “Ini 9/11, Baby,” ucap seorang pejabat keamanan di New York kemarin.

Kesiagaan itu dilakukan tak lepas dari adanya informasi bahwa ada rencana serangan teroris dengan bom mobil. Informasi juga menyebutkan rencana serangan itu dibantu pemimpin Al-Qaidah, Ayman al-Zawahiri. Targetnya adalah kawasan-kawasan di New York atau Washington.

Kamis lalu para petinggi AS juga menerima informasi adanya dua pria dari Afganistan, mungkin berkewarganegaraan Amerika, yang masuk ke negeri itu sejak pekan lalu. Tapi, menurut pejabat kontraterorisme, informasi itu belum dikonfirmasi. Termasuk mencakup deskripsi fisik dua pria itu yang masih samar--salah satu digambarkan setinggi 5 kaki (sekitar 152 sentimeter), lainnya 5-8 kaki---dan nama depan salah satunya adalah Sulaiman. “Semua informasi sangat-sangat samar,” kata seorang pejabat penegak hukum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemerintah Amerika sudah lama sadar para teroris mencermati 10 tahun peringatan serangan 11 September sebagai kesempatan manis untuk membalas kematian Usamah bin Ladin. Di London, Inggris memperingatkan warganya yang akan pergi ke Amerika Serikat mengenai kemungkinan teroris yang “membidik tempat-tempat yang kerap dikunjungi ekspatriat atau orang asing”.

Barack Obama meyakini kekuatan Al-Qaidah telah melemah akibat upaya tak kenal lelah Amerika Serikat dalam satu dekade terakhir. Namun diakuinya kelompok-kelompok teroris akan terus membidik Amerika. “Ya, kami menghadapi musuh dan tak boleh membuat kesalahan. Mereka akan terus mencoba menyerang lagi. Kami tetap waspada,” ujarnya. Obama hari ini dijadwalkan mengunjungi tiga lokasi bekas serangan 11 September.

Rudolph Giuliani, Wali Kota New York saat terjadinya serangan 2001, mewanti-wanti bahwa Amerika masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar selalu siap. Dia mengecam Obama, yang memutuskan penarikan sekitar 33 ribu tentara Amerika dari Afganistan pada September 2012. Obama juga berencana membawa pulang seluruh kekuatan tempur pada 2014.

THE NEW YORK TIMES | AP | REUTERS | CHICAGO SUN-TIMES | ASIONE | DWI ARJANTO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

7 Februari 2021

Seorang wanita meniup kantong plastik saat mengambil sampel udaranya untuk tes Covid-19 menggunakan GeNose C19 di sebuah stasiun kereta di Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. Alat buatan Indonesia ini mulai digunakan untuk screening penumpang kereta jarak jauh. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Indonesia Sumbang 1,09 Persen Kasus Covid-19 Dunia

Indonesia saat ini menempati urutan ke-19 kasus sebaran Covid-19 dari 192 negara.


Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

6 Februari 2021

Bupati terpilih Sabu Raijua, NTT, Orient P Riwu Kore menjadi perbincangan setelah disebut-sebut sebagai warga negara Amerika Serikat. Orient mengakui sempat memiliki paspor AS, namun tidak lantas mengubah status kewarganegaraannya. Facebook.com
Orient Riwu Kore Mengaku Ikut Pilkada Sabu Raijua karena Amanat Orang Tua

Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore, mengungkapkan alasannya mengikuti pemilihan kepala daerah 2020


Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

4 Februari 2021

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengikuti pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Istana di Singapura, 11 Juni 2018. REUTERS/Jonathan Ernst
Tidak Lagi Jadi Presiden, Pemakzulan Donald Trump Tak Cukup Kuat

Tim pengacara Donald Trump berkeras Senat tak cukup kuat punya otoritas untuk memakzulkan Trump karena dia sudah meninggalkan jabatan itu.


Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

3 Februari 2021

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diminta Tak Teken Release And Discharge

Pengacara keluarga korban Lion Air JT 610 meminta ahli waris korban Sriwijaya Air SJ 182 tidak meneken dokumen release and discharge atau R&D.


Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

3 Februari 2021

Ilustrasi microchip semikonduktor. [REUTERS/Kim Kyung-Hoon]
Krisis Semikonduktor, Senator Amerika Desak Gedung Putih Turun Tangan

Pada 2019 grup otomotif menyumbang sekitar sepersepuluh dari pasar semikonduktor senilai 429 miliar dolar Amerika Serikat.


Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

30 Januari 2021

Sekitar ratusan ribu warga Amerika Serikat turun ke jalan pada Sabtu, 30 Juni 2018, menuntut pemerintahan Presiden Donald Trump mengizinkan imigran masuk dan mempertemukan anak imigran dengan orang tua mereka. Reuters
Amerika Serikat Longgarkan Aturan soal Imigran Suriah

Imigran dari Suriah mendapat kelonggaran aturan sehingga mereka bisa tinggal di Amerika Serikat dengan aman sampai September 2022.


Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

30 Januari 2021

Gas air mata dilepaskan di antara pengunjuk rasa saat bentrokan dengan polisi di Gedung Capitol pada rapat pengesahan hasil pemilihan presiden 2020 oleh Kongres AS di Gedung Capitol AS di Washington, 6 Januari 2021. Sekitar 350 pasukan Garda Nasional D.C. dikerahkan untuk mengantisipasi kerusuhan yang diperkirakan akan terjadi. REUTERS/Shannon Stapleton
Tutorial Membuat Bom Ditemukan di Rumah Pelaku Kerusuhan US Capitol

Tutorial pembuatan bom ditemukan di rumah anggota kelompok ekstremis Proud Boys, Dominic Pezzola, yang didakwa terlibat dalam kerusuhan US Capitol


Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

29 Januari 2021

Wartawan asal Amerika Serikat, Daniel Pearl, yang tewas dipenggal pada 2002. Sumber: The Times of Israel
Amerika Serikat Kecam Pembebasan Pembunuh Jurnalis Oleh Pakistan

Pemerintah Amerika Serikat mengecam pembebasan pembunuh jurnalis Wall Street, Journal Daniel Pearl, oleh Mahkamah Agung Pakistan.


Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

29 Januari 2021

Dokter umum Luisa Vera bereaksi setelah menerima vaksin virus corona (Covid-19) buatan Pfizer-BioNTech di Universitas Kesehatan Indiana, Rumah Sakit Methodist di Indianapolis, Indiana, Amerika Serikat, Rabu, 16 Desember 2020. Kredit: ANTARA FOTO/REUTERS/Bryan Woolsto/HP/djo/am.
Amerika Serikat Izinkan Pensiunan Dokter Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Amerika Serikat kini mengizinkan dokter dan perawat yang sudah pensiun untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19


Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

27 Januari 2021

Silinder berisi uranium di fasilitas nuklir Fordow, Iran.[IRNA]
Jenderal Israel Minta Joe Biden Tidak Bawa AS Kembali Ke Perjanjian Nuklir Iran

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Aviv Kochavi mengatakan hal yang salah jika AS kembali ke perjanjian nuklir Iran