Disiram Air Panas, Pria Lari Bugil 5 Kilometer ke Kantor Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Natasha pelaku penyiram air panas. mummynemo.com

    Natasha pelaku penyiram air panas. mummynemo.com

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Mohd Hafizuddin Johari apes betul. Setelah alat vitalnya disiram air panas, dia harus berlari telanjang sejauh 5 kilometer ke kantor polisi Kota Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia.

    Peristiwa naas ini bermula ketika Johari memesan kamar di sebuah hotel di Kuala Lumpur pada Sabtu, 3 September lalu. Ketika itu, pria 20 tahun ini menginap bersama pacarnya, Natasha, seorang waria 24 tahun. Nah, ketika di hotel itulah mereka bertengkar hebat.

    Johari lalu mengungkapkan keinginannya terpendamnya, dia ingin mengakhiri hubungan percintaan tersebut. Natasha marah dan keluar dari hotel. "Tapi, keesokan paginya dia datang lagi ke hotel, diam-diam dia membawa sebuah tas berisi antara lain tiga pisau, dua pasang gunting, palu, dan batu bata," kata sumber itu.

    Setelah masuk kamar, Natasha mendidihkan air dan menyiapkan sarapan. Namun, dia bertengkar lagi dengan Johari. Saking marahnya, Natasha mengambil air mendidih dan menyiram ke bagian perut dan alat vital Johari.

    Sembari kesakitan, Johari berhasil lari ke kantor polisi Kota Damansara dan dilarikan ke Rumah Sakit Sungai Buloh untuk pengobatan.

    Deputy OCPD Petaling Jaya Superintendent Meor Hamdan Meor Mohamad membenarkan bahwa seorang waria telah ditahan untuk penyelidikan.

    Natasha sendiri tak menyebut soal keinginan Johari memutuskan tali percintaan mereka. Dia malah mengatakan dirinya dan Johari cekcok gara-gara ingin pindah kota dan hidup yang lebih damai bersama Johari. "Sebab, sejak kami bersama, banyak orang tidak senang dengan hubungan kami. Kami sering diancam dan dihina," ujarnya.

    THE STAR | EZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.