Terungkap, Ayah Sekap Putrinya Selama 41 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Yiorgos Karahalis

    REUTERS/Yiorgos Karahalis

    TEMPO Interaktif, St Peter am Hart - Polisi Austria menangkap seorang pria yang menyekap dua putrinya selama 41 tahun di Desa St Peter am Hart, dekat perbatasan Jerman. Pria berusia 80 tahun yang tak disebutkan namanya itu diduga menyiksa dan melakukan kekerasan seksual terhadap kedua putrinya sejak 1970. Saat itu, kedua putrinya masing-masing berusia 12 tahun dan 4 tahun.

    Menurut polisi, kasus ini diketahui Mei lalu ketika kedua putri pria yang tak disebutkan namanya tersebut lolos dari penyekapan. Mereka berhasil lolos setelah menendang ayahnya hingga tak bisa bangun lagi.

    Dua perempuan yang disekap masing-masing berusia 53 dan 45 tahun itu memiliki keterbelakangan mental. "Bertahun-tahun mereka dipukuli dan disiksa," kata Herman Feldbacher, juru bicara Kepolisian Austria.

    Surat kabar Austria, Die Presse, menyebutkan kasus ini mirip yang dilakukan Jozef Fritzl yang akhirnya dipenjara seumur hidup karena memperkosa putrinya sejak usia tujuh tahun.

    Pria 80 tahun itu ditangkap pada Kamis lalu dan menjadi tersangka penyekapan, pemukulan, dan penyiksaan seksual terhadap dua putrinya di desa St Peter am Hart, dekat Braunau, Austria Utara. Polisi yakin dia berulang kali mengancam akan membunuh kedua anaknya dengan garpu penggaruk rumput dan tongkat.

    Mereka disekap di dapur dan dibiarkan tidur di atas dipan kayu. Ibu mereka yang meninggal tiga tahun lalu juga diduga dianiaya. Namun hal tersebut dibantah oleh pria 80 itu.

    Penduduk St Peter am Hart terkejut mendengar berita dugaan penganiayaan tersebut.
    "Sungguh memprihatinkan seseorang bisa berbuat seperti itu," ujar seorang pria lanjut berusia 83 tahun kepada surat kabar Krone.

    BBC | REUTERS | PGR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.