Muammar Qadhafi: Mati Syahid Atau Menang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muammar Qadhafi. REUTERS/Max Rossi

    Muammar Qadhafi. REUTERS/Max Rossi

    TEMPO Interaktif, Tripoli - Pemimpin Libya Kolonel Muammar Qadhafi menegaskan ia akan terus berjuang melawan pemberontak dengan pilihan mati syahid atau menang. Pernyataan ini ia sampaikan kepada sebuah stasiun radio di ibu kota Tripoli yang dilaporkan Al-Orouba TV dan Al-Rai TV Rabu, 24 Agustus 2011.

    “Saya akan terus melawan agresi NATO dengan seluruh kekuatan hingga mencapai kemenangan atau mati,” kata Qadhafi yang telah berkuasa selama 42 tahun. Ia berhasil lolos dari kompleks kediamannya di Bab al-Aziziyah, di jantung Tripoli yang telah dikuasai pemberontak.

    Ia menyatakan mundur dari Bab al-Aziziyah sebagai sebuah taktik untuk menghadapi pemberontak. Namun, hingga kini belum diketahui nasib pemimpin berusia 69 tahun itu. Tiga anaknya dilaporkan telah ditahan kelompok pemberontak, tapi nyatanya Saif al-Islam masih bisa jalan-jalan di Tripoli.

    Setelah pertempuran hebat dengan senjata berat, mortar, dan senjata antipesawat, kelompok anti-Qadhafi berhasil menguasai  Bab al-Aziziyah. Pertempuran selama lima jam itu menewaskan sejumlah anggota pasukan Qadhafi.

    REUTERS/USA TODAY/FAISAL ASSEGAF



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.