Australia Minta Qadhafi Diseret ke Mahkamah Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Australia, Julia Gillard. TEMPO/Yosep Arkian

    Perdana Menteri Australia, Julia Gillard. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Canberra - Australia meminta Muammar Qadhafi turun dari jabatannya dan diseret ke Mahkamah Internasional. Pemimpin Libya ini dianggap telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia selama 41 tahun memimpin negeri tersebut.

    Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan kini para pemimpin pemberontak sudah siap menguasai negara dan merayakan kemenangannya mereka di jalan-jalan untuk mengakhiri rezim Qadhafi.

    "Kami akan terus mencari jalan keluar untuk menyeret Kolonel Qadhafi ke Mahkamah Internasional atas kejahatan yang diperbuatnya," ujar Gillard kepada wartawan di Canberra, Senin, 22 Agustus 2011.

    "Kami juga akan terus mendukung keinginan rakyat Libya untuk hidup dalam kedamaian dan menegakkan demokrasi," tambahnya.

    Selama ini Australia merupakan salah satu sekutu dekat Amerika Serikat yang memberikan dukungan penuh atas pelarangan terbang di atas langit Libya. Juni lalu, Mahkamah Internasional di Hague mengeluarkan perintah penahanan terhadap Kolonel Muammar Qadhafi karena didakwa melakukan kejahatan kemanusiaan ketika pasukan keamanan pemerintah menumpas para demonstran.

    Perintah penangkapan juga berlaku bagi putra Qadhafi, Saif al-Islam Qadhafi dan Kepala Badan Intelijen Abdullah al-Senussi. Mereka dituduh oleh pengadilan sebagai otak di belakang pembunuhan para pemberontak.

    REUTERS | CA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.