Intelijen AS Yakin Usamah bin Ladin Masih Hidup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington:Intelijen Amerika Serikat menyimpulkan suara dalam video yang ditayangkan stasiun televisi Al-Jazirah pada 12 November adalah milik Usamah bin Ladin. Ini merupakan salah satu bukti bahwa pemimpin Al-Qaidah itu masih hidup. "Setelah dianalisis secara intensif suara dalam rekaman itu pasti milik Usamah," kata seorang intel yang tak disebutkan namanya di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/ 11). Tapi, "Meskipun ini tidak bisa dipastikan 100 persen, intelijen meyakini itu suara Usamah." Dia menambahkan suara yang direkam baru-baru ini itu terdengar jelas dan tidak ditemukan indikasi kaset tersebut telah direkayasa. Jika benar, kata intelijen tersebut, rekaman itu membuktikan Usamah masih hidup setelah Afganistan digempur habis-habisan oleh tentara Amerika paska ledakan di World Trade Center 12 September tahun lalu. Selama ini, Amerika tak mengetahui keberadaan Usamah dan memperkirakannya telah meninggal karena tak mungkin lolos dari kepungan tentara Amerika. Dalam rekaman itu, Usamah memperingatkan Amerika dan akan terus melancarkan serangan terornya. "Jika kalian membunuh, kalian akan dibunuh, dan jika kalian mengebom, kami juga akan melakukan hal serupa," kata Usamah. FBI, sebelum mengumumkan kepastian pemilik suara itu, telah menganalisis video tersebut dengan menghadirkan pakar linguistik. Sebelumnya, intelijen menyatakan tak yakin jika suara dalam rekaman itu milik Usamah sebelum dianalisis kebenarannya lebih dulu. "Kami yakin, tapi Anda tidak akan 100 persen percaya," kata intel tersebut. Pihak Gedung Putih juga percaya dan meyakini analisis intelijen itu benar. "Kami yakin itu suara dia," kata juru bicara Gedung Putih Scott McClellan. Untuk itu, kata McClellan, Amerika akan makin gencar mengkampanyekan perang terhadap terorisme karena ancaman teroris akan menghantui setiap saat. (Bagja Hidayat-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.