Polisi London Geledah dari Rumah ke Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Inggris melakukan razia terhadap warga. AP/David Azia

    Polisi Inggris melakukan razia terhadap warga. AP/David Azia

    TEMPO Interaktif, London - Seratusan polisi London kemarin melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah untuk memburu lebih banyak tersangka kerusuhan seiring dengan mulai tenangnya kota-kota besar di Inggris setelah empat hari dilanda kerusuhan dan penjarahan.

    Deputi Asisten Komisioner Polisi, Stephen Kavanagh, mengatakan penggerebekan untuk menangkap para tersangka dimulai selepas malam dan lebih dari 100 perintah penangkapan akan dieksekusi. Sejauh ini polisi sudah menangkap 900 orang di London dan seratusan lainnya di kota lain sejak kerusuhan meledak Sabtu pekan lalu. Sebanyak 371 orang sudah ditetapkan menjadi tersangka.

    Kepala Asosiasi Kepala Perwira Polisi kemarin menyebutkan ada ratusan orang lagi yang bakal masuk tahanan.

    Wakil Perdana Menteri Inggris Nick Clegg menandaskan "debat sosiologis" soal akar kekerasan segera digelar. "Saat ini yang penting orang-orang dijamin bahwa jalanan aman, rumah mereka aman, dan masyarakat kembali beraktivitas," kata Clegg kepada radio BBC.

    Mulai tenangnya London sejak kemarin dinihari tampak dengan kehadiran aparat keamanan, yang berjumlah 16 ribu personel, di jalanan. Perdana Menteri David Cameron, yang dihadapkan pada apa yang bisa menjadi krisis kepemimpinannya, kemarin menyatakan kepada parlemen bahwa para perusuh di balik kekerasan terburuk Inggris dalam beberapa dekade itu akan diburu dan dihukum.

    "Penanganan telah benar-benar dimulai," demikian Cameron dalam pernyataan pada sebuah sesi sidang darurat parlemen. Terhadap perusuh, dia menegaskan, "Kalian akan membayar atas apa yang kalian telah lakukan."

    Cameron berada dalam tekanan untuk memperlunak rencana penghematan, memperketat kebijakan, dan berbuat lebih banyak untuk komunitas-komunitas kota, meskipun kelesuan ekonomi membekap negeri tempat ketegangan sosial, dan mungkin ras, telah meledak dalam gelombang kerusuhan empat malam.

    Pihak oposisi, Partai Buruh, ingin pemerintah melunakkan pendekatan mengatasi defisit, dengan mengatakan pemotongan anggaran polisi telah memberi kontribusi meruyaknya kekerasan. "Skala pengurangan anggaran pemerintah telah menyulitkan posisi melaksanakan pekerjaan mereka dan menjaga keamanan kita," ucap juru bicara Partai Buruh, Yvette Cooper.

    Perdana Menteri Cameron menegaskan akan mempertahankan polisi di jalanan London dan kota sekitarnya dalam jumlah banyak hingga akhir pekan ini dan menimbang pengerahan tentara buat pelapis untuk antisipasi. Langkah lainnya, dia berjanji memberangus kejahatan "geng-geng jalanan". Juga pemberian kompensasi kepada warga yang rumah dan tempat usahanya dirusak oleh perusuh, bahkan jika mereka tak diasuransikan.

    REUTERS | AP | BBC | DWI ARJANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.