Malaysia, Pemilik Sipadan-Ligitan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Den Haag:Mahkamah Internasional memutuskan Sipadan-Ligitan menjadi milik Malaysia. "Pengadilan, dengan perbandingan suara 16 banding 1, memutuskan Malaysia berhak atas Sipadan dan Ligitan," kata hakim Gilbert Guillaume pada sidang di Den Haag, Selasa (17/12)ini. Mahkamah Internasional juga memutuskan, baik Indonesia dan Malaysia tidak mempunyai alasan untuk mengklaim kedua pulau yang dikenal sebagai tempat menyelam terbaik di Asia Tenggara itu. Meskipun demikian, Mahkamah mencatat, Malaysia sudah menunjukkan diri sebagai "penguasa" atas kedua pulau di laut Sulawesi itu sejak 1930-an. Indonesia sendiri tidak memprotes tindakan Malaysia itu sampai 1969. Indonesia, untuk pertama kali bersengketa dengan Malaysia memperebutkan kedua pulau itu pada 1969. Kedua belah pihak sepakat untuk menetapkan kedua pulau menjadi status quo. Setelah pembicaraan bilateral tidak menunjukkan adanya kesepakatan, pada 31 Mei 1997, Menteri Luar Negeri RI Ali Alatas dan Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Abdullah Ahmad Badawi menandatangani persetujuan khusus bagi pengajuan perkara status kepemilikan kedua pulau ke Mahkamah Internasional. (afp/Multazam-TNR)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.