Irak Minta PBB Hentikan ‘Perang Tersembunyi’ AS dan Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Baghdad:Pemerintah Irak minta kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan “perang tersembunyi” yang dilakukan pesawat tempur Amerika Serikat dan Inggris melalui zona larangan terbang yang mereka keluarkan di sebelah selatan negara itu. Permintaan itu dilayangkan Menteri Luar Negeri Iraq, Naji Sabri, Sabtu (14/12). Dalam suratnya kepada Sekjen PPB, Kofi Annan, ia menyebutkan pesawat-pesawat asing yang berpangkalan di Kuwait telah menyerang wilayah mereka di 1.141 tempat, antara 9 November sampai 6 December. “Serangkaian serangan harian ini difasilitasi oleh pemerintah Kuwait. Dan, pengeboman yang dilakukan membabibuta kepada warga Irak dan desa-desanya telah sampai pada ‘perang tersembunyi,’" kata Sabri, seperti dikutip kantor berita Reuters, Minggu (15/12). "PBB harus segera mengambil langkah sesuai dengan keputusan PBB tentang agresi militer,” lanjut dia. Surat itu, antara lain, dipicu oleh insiden terbaru yang terjadi Sabtu kemarin. Dalam hal ini, Iraq menyebut pesawat-pesawat tempur AS dan Inggris menyerang warga sipil, tetapi militer AS membantah, dan menyebut serangan itu dilakukan untuk menggempur fasilitas pertahanan udara Irak. Menurut AS, pertahanan udara Irak telah menembaki pesawat tempur AS dan Inggris lebih dari 470 kali, dan melewati zona larangan terbang sebelah selatan sebanyak 13 kali tahun ini. Pada periode yang sama, pesawat sekutu AS telah menggempur wilayah militer Irak sebanyak 80 kali. (Reuters/TNR-Purwanto)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.