Pria Ini Boleh Naik Pesawat Meski Berbikini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DeShon Marman. (dailymail)

    DeShon Marman. (dailymail)

    TEMPO Interaktif, Florida - Maskapai asal Amerika Serikat, US Airways, dituding menerapkan standar ganda setelah mengizinkan seorang lelaki berpakaian seperti perempuan menumpang pesawat dari Fort Laurdale, Florida, menuju Phoenix. Insiden itu berlangsung pada 9 Juni lalu.

    Jill Tarlow, 40 tahun, mengabadikan gambar pria berpakaian aneh itu. Ia mengenakan bikini warna biru dengan sepatu berhak tinggi dan stocking warna hitam. Ini terjadi enam hari sebelum polisi menangkap, DeShon Marman, mahasiswa Universitas New Mexico, karena menolak melepas celana baggynya saat akan menaiki US Airways.

    Tarlow mengungkapkan ia dan beberapa penumpang telah memprotes kehadiran lelaki yang tidak disebutkan identitasnya itu. Namun, staf US Airways membiarkan pria berbusana seperti perempuan itu menaiki pesawat.

    “Tidak ada yang mempercayai saya jika saya tidak mengambil fotonya. Itu benar-benar tidak dapat dipercaya,” kata perempuan lajang dari Phoenix ini.

    Juru bicara US Airways, Valerie Wunder, menegaskan keputusan untuk membolehkan lelaki aneh itu terbang sudah benar. Ia menambahkan pihaknya tidak memiliki kebijakan soal tata cara berpakaian di pesawat. “Jika mereka (penumpang) tidak menunjukkan) organ intim, mereka dibolehkan terbang,” ujarnya.

    Pihak US Airways mengatakan pihaknya melarang Marman terbang lantaran celana baggy yang dikenakan memperlihatkan bokongnya.

    DAILY MAIL/FAISAL ASSEGAF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.