Antisipasi Terorisme, Filipina Kerjasama dengan Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila:Peristiwa 12 Oktober lalu di Bali yang menyebabkan lebih dari 190 orang tewas memberi peringatan yang kuat terhadap pemerintah di seluruh dunia. Setelah peristiwa ini mereka berusaha untuk mencari strategi efektif dalam memerangi teroris di negara atau wilayahnya. Bahkan saat ini pemerintah Singapura sudah melakukan kerjasama intelijen dengan pemerintah Filipina. Wakil Perdana Menteri Singapura, Tony Tan dalam kunjungannya ke Manila, Senin (9/12) setuju untuk bekerjasama dengan pihak intelijen Filipina dalam menghadapi ancaman terorisme yang terus berkembang di Asia Tenggara. "Kami telah menyetujui beberapa prinsip kerjasama, poin-poin penting kerjasama, yang akan dilakukan dalam bidang intelijen," kata Menteri Pertahanan Filipina, Angelo Reyes usai pertemuan tertutup dengan Tan. Pertemuan Tan dan Reyes ini membuka kunjungan tiga hari Tan ke Filipina untuk membahas masalah keamanan. Ditanya tentang ancaman teror di Asia Tenggara, Reyes mengatakan bahwa sebagian besar negara di Asia Tenggara memperkirakan ancaman tersebut adalah benar. Menurut dia ancaman itu adalah transnasional dan membutuhkan kerjasama antara wilayah yang baik. "Anda harus mempunyai dugaan (serangan itu) akan terjadi di mana saja, kapan saja," tambah Reyes. Tan sendiri direncanakan akan bertemu dengan Presiden Gloria Macapagal Arroyo pada Rabu mendatang sebagai bagian dari kunjungannya untuk lebih mendalami kerjasama bilateral dia ntara keduanya. Kerjasama itu termasuk juga ekonomi, budaya dan pertahanan dan dinyatakan dalam perjanjian yang berbeda. Kerjasama Singapura dan Filipina dalam memerangi terorisme dalam bentuk saling menukar informasi keamanan. Dalam kunjungannya ini Tan, didampingi oleh pejabat militer senior. Tan juga menyempatkan diri bertemu dengan warga Singapura yang tinggal di Manila sebelum kembali pada Rabu mendatang.(AFP/Dewi Retno-TNR)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.