Pembunuh Demonstran Mesir Dihukum Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kairo - Pengadilan kriminal di Kairo, Mesir, menjatuhkan hukuman mati kepada seorang anggota polisi yang terbukti membunuh pendemo. Ini merupakan hukuman mati pertama yang dijatuhkan setelah revolusi yang melengserkan mantan Presiden Husni Mubarak.

    Pengadilan menghukum Mohammed Mahmud Abdul Mun'em yang telah membunuh 20 pendemo dan melukai 15 orang pada 28 Januari, salah satu hari yang penting dalam revolusi Mesir, di mana ratusan ribu pendemo turun ke jalan dan pasukan tentara Mesir menggantikan polisi untuk melawan pendemo.

    Mun'em terbukti secara acak menembaki pendemo. Namun, Mun'em hingga kini belum ditemukan, dan belum jelas bukti yang digunakan dalam pengadilan in absentia tersebut.

    Hukuman itu merupakan yang terberat dalam kasus tuduhan pembunuhan dan penyiksaan demonstran. Sementara itu, Mubarak dan kedua anaknya telah ditahan karena memerintahkan pembunuhan kepada pendemo. Jika terbukti bersalah, Mubarak pun menghadapi ancaman hukuman mati.

    CNN/ AQIDA



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.