Popularitas Yingluck Kalahkan Abhisit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yingluck Shinawatra (kanan).  REUTERS/Phichaiyong Mayerku

    Yingluck Shinawatra (kanan). REUTERS/Phichaiyong Mayerku

    TEMPO Interaktif, Bangkok - Hasil beberapa jajak pendapat yang digelar menjelang pemilihan umum Thailand menjagokan Yingluck Shinawatra, 44 tahun, dari Partai Phue Thai, sebagai kandidat perdana menteri. Adik kandung mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra tersebut meraih suara signifikan dibanding Abhisit Vejjajiva, lawan politiknya dari Partai Demokrat.

    Hasil jajak pendapat Abac Poll yang kedua kalinya dan diumumkan kemarin itu menyebutkan peningkatan indeks yang signifikan terhadap kepemimpinan Yingluck dibandingkan dengan Abhisit, Perdana Menteri Thailand. Hampir di semua kategori Abhisit kehilangan banyak dukungan dalam jajak pendapat yang digelar pada 16-21 Mei 2011 di 17 provinsi dengan 2.332 responden.

    Pada jajak pendapat pertama, menurut Direktur ABAC Poll Noppadol Kannikar, indeks kepemimpinan Abhisit berada di atas Yingluck.

    Jajak pendapat yang digelar Dusit Poll juga menghasilkan angka signifikan terhadap Partai Phue Thai sebagai partai yang akan banyak dipilih pada pemilihan mendatang. Phue Thai meraih 41,22 persen suara, sedangkan Partai Demokrat meraih 36,88 persen suara.

    Noppadol mengatakan, berdasarkan jajak pendapat itu, Partai Demokrat perlu merevisi strategi kampanyenya untuk meraih suara lebih banyak lagi seiring dengan meningkatkan popularitas Yingluck.

    "Ada sejumlah alasan bagi Demokrat untuk khawatir (akan Yingluck), mengingat popularitasnya yang meningkat tajam dalam berbagai aspek," kata Noppadol.

    Abhisit belum menanggapi hasil jajak pendapat tersebut. Ia kemarin mengatakan partainya akan meraih 33 kursi dalam pemilihan umum mendatang. "Saya harapkan suara dari Bangkokians akan menentukan masa depan negara ini ," kata Abhisit saat berkampanye di Arena 10 di Jalan Thonglor.

    BANGKOK POST | THE NATION | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.