Burung Merpati Ini Terjual Rp 234 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Champion Treble Six, burung merpati termahal di dunia. foto:daily mail

    Champion Treble Six, burung merpati termahal di dunia. foto:daily mail

    TEMPO Interaktif, London - Seekor burung merpati terjual seharga 19.000 Euro atau sekitar Rp 234 juta di Inggris. Padahal, burung ini terbang pun tidak bisa.

    Seperti dilansir Daily Mail, burung yang memiliki nama Champion Treble Six ini pernah memenangkan 20 kali kejuaraan balap merpati. Hasilnya, si merpati selalu meraih posisi pertama di kejuaraan Bridlington beberapa tahun terakhir sebelum akhirnya mengalami cedera tahun 2009 lalu.

    Mellonby Kerry, 40 tahun, sang pemilik berkata bahwa ia terkagum-kagum dengan burung itu. "Seperti mimpi. Hal ini tak akan mungkin terjadi untuk kedua kalinya. Tak akan pernah saya punya burung seperti ini lagi," katanya.

    Sekitar dua tahun lalu, Treble Six mengalami patah sayap saat berlatih. Sampai akhirnya mau tidak mau ia harus undur diri dari arena balapan.

    Akan tetapi, Kerry tetap merawat merpati itu. Baginya, Treble Six sudah sangat baik kepada dirinya dan keluarga. Selain itu, ia berpikir juga untuk mengembangbiakkan dan menghasilkan calon-calon pemenang berikutnya.

    Setelah pergi ke Belgia dan melihat seekor burung dari Inggris terjual seharga 18.000 Euro, Kerry pun memutuskan untuk menjual Treble Six. "Saya ingin mengalahkan rekor itu," katanya.

    Treble Six dijual melalui Pigeon Paradise, ahli lelang merpati yang terkemuka di dunia. Harga lelang pun dimulai senilai 4.200 Euro pada pagi hari. Kemudian terus melonjak hingga 13.000 Euro. Dan akhirnya harga ditutup sebesar 19.000 Euro lewat tengah malam.

    Pigeon Paradise menyebutkan harga jual Treble Six telah memecahkan rekor di Inggris.

    NUR INTAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.