Suu Kyi: Tidak Ada Perubahan Setelah Pemilu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aung San Suu Kyi. AP/Khin Maung Win

    Aung San Suu Kyi. AP/Khin Maung Win

    TEMPO Interaktif, Rangoon – Aktivis demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, Kamis 12 Mei 2011, bertemu utusan khusus sementara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Vijay Nambiar. Ini merupakan pertemuan kedua Suu Kyi sejak ia bebas dari hukuman tahanan rumah akhir November lalu.

    “Utusan khusus PBB bertemu Daw Aung San Suu Kyi di rumahnya malam ini (kemarin),” kata juru bicara salah satu anggota komite eksekutif Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Ohn Kyaing. Masih kata Kyaing, usai pertemuan itu Suu Kyi bertemu semua anggota eksekutif NLD.

    Sebelumnya Suu Kyi, di tempat terpisah, mengatakan tidak ada perubahan berarti sejak pemilihan umum pertama Myanmar yang digelar November lalu. “Sejauh ini saya tidak melihat adanya perubahan yang begitu berarti,” kata perempuan 65 tahun itu kepada DW-TV, Jerman. Kendati demikian, lanjut Suu Kyi, pihaknya masih menunggu apakah akan ada perubahan nyata setelah pemilu. Bulan lalu temannya, U Myint, ditunjuk sebagai penasihat Presiden Myanmar.

    IRRAWADDY | ASIAONE | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.